Sukses

Lifestyle

Saking Bersihnya, Negara Ini Sampai Butuh Impor Sampah! What?

Fimela.com, Jakarta Kalau lagi jalan ke kota-kota besar di Indonesia, hal apa yang malas kamu lihat? Pasti sampah, kan? Yes, Bintang.com juga malas melihat banyak sampah berserakan. Ini membuktikan mental masyarakat negeri ini masih banyak yang 'terbelakang'. Sekolah dasar 6 tahun, sekolah menenang pertama 3 tahun, sekolah menengah atas 3 tahun, dan kuliah 4 tahun tapi masih buang sampah sembarangan? Orang kayak gini perlu diterapi kejiwaan.

Seorang pekerja menutupi truk pengangkut sampah yang telah penuh dengan terpal, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (19/8/2015). Setiap hari sampah yang diangkut dari Kecamatan Jagakarsa mencapai kisaran 94 ton. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Sejumlah pekerja memindahkan sampah ke truk pengangkut di Transit Pembuangan Sampah, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (19/8/2015). Setiap hari sampah yang diangkut dari Kecamatan Jagakarsa mencapai kisaran 94 ton. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Petugas membersihkan sampah koran di ruas Jalan Jatinegara Barat, Jakarta, Jumat (17/7/2015). Sampah koran bekas tersebut sebelumnya digunakan warga untuk alas salat Idul Fitri 1436 H. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Kamu perlu malu sama negara ini. Salah satu negara makmur dunia, letaknya di Eropa. Negerinya bersih setiap orang di sana punya kesadaran untuk buang sampah pada tempatnya dan mendaur ulang barang-barang tertentu. Hasilnya? Sampah di negara ini sedikit banget. Mereka bahkan harus 'ngemis-ngemis' pada negara lain. Hah? Segitunya. Negara ini bernama Swedia.

Swedia, Kota Terbersih di Dunia | Via: blog.swedenvisas.com

Swedia, Kota Terbersih di Dunia | Via: sweden.kcomposite.com

Yap, mungkin hanya Swedia yang mengimpor sampah lantaran sampah di negara mereka sedikit. Limbah jadi berkah sebab bisa digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik. Canggih! Sistem pengolahan sampah mereka memang teramat keren sehingga bisa membuah sampah menjadi energi panas dan listrik ke seluruh Swedia.

Swedia. | via: 10wallpaper.com

Swedia

Tahun lalu Swedia sampai impor 800 ribu ton sampah. Jumlah yang cukup banyak, ya. Ternyata ini jumlah sampah di tempat pembuangan sampah Bantar Gebang, lho. Indonesia memang sedang menjajaki teknologi agar sampah di Bantar Gebang juga bisa menjadi pembangkit tenaga listrik. Semoga berhasil, ya.

[Baca juga: Mereka Lebih Dulu Bersihkan Sampah di Gunung Ketimbang Bule](2282172 "")

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading