Sukses

Lifestyle

Jauh Sebelum Mobil Warna-warni, Ini 11 Potret Havana

Fimela.com, Jakarta Tak seperti Turkmenistan dan Korea Utara, Kuba sepertinya lebih familiar di telinga para pelancong. Di antara banyak pilihan, sang Ibu Kota tentu jadi satu magnet pesona yang tak terelakkan. Bak melakoni travel back time, Havana memberi nuansa khas tahun 60-an hampir di setiap elemen.

Dengan 'lantai' jalan berupa bata dengan ukuran yang hampir sama, kota besar di negara penganut paham komunis ini tetap menghadirkan nuansa autentik. Seakan arus deras perkembangan Bumi tak berpengaruh banyak di Havana. Ritme kehidupan di sini masih saja santai, pesona di kota yang sarat akan bangunan kolonial ini tetap kentara.

Namun, Havana merupakan kota dengan 'sejuta' sejarah. Negara seperti Spanyol dan Amerika Serikat sempat hendak mengukuhkan kekuasaan, namun akhirnya harus 'pulang kampung' juga. Sebelum mobil berwarna-warni tumpah ke jalan-jalan, berikut paras Havana antara tahun 1890-1906.

Paseo del Prado, Havana, 1900. (Library of Congress)Jalan Obrapia, Havana, 1900. (Library of Congress)Avenida Zulueta, Havana, 1900. (Library of Congress)Kios di Mercado Tocon., Havana, 1904. (Library of Congress)Pemukiman di Paseo del Prado, Havana, 1903. (Library of Congress)Havana, 1900. (Library of Congress)Havana, 1890. (Library of Congress)Plaza de Luz, Havana, 1900. (Library of Congress)U.S.S. Maine yang rusak di mana ia tenggelam dan meledak secara misterius pada 15 Februari 1898, Havana, 1900. (Library of Congress)Custom House Plaza, Havana, 1900. (Library of Congress)Havana, 1900. (Library of Congress)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading