Sukses

Lifestyle

Agar Hemat Air, Manusia Harus Belajar Minum Keringat

Sudah jadi fakta bahwa persediaan air bersih di berbagai negara makin menyusut. Kondisi alam, pencemaran di sumber air bersih, penebangan hutan dan sebagainya membuat banyak kalangan mencemaskan masa depan air bersih. Lihat saja di negara kita sendiri, di beberapa kota, air bersih yang diminum adalah air sungai kotor yang dimurnikan (itu pun masih tercium aroma obat-obatan). Karena itu, perlu upaya yang lebih ekstrim agar generasi mendatang tetap bisa menikmati air bersih.

Salah satu upaya ekstrim tersebut adalah minum keringat sendiri. Eww.. Anda pasti berpikir, jorok banget minum keringat. Tapi ini sungguhan, ladies, para ahli mesin dari Swedia merancang sebuah Sweat Machine atau mesin keringat, dilansir situs newser.com. Mesin tersebut bisa membuat keringat yang diperas dari pakaian basah menjadi air siap. Sweat Machine akan memurnikan keringat Anda sendiri dan bisa meminumnya.

Proyek ini menjadi salah satu yang diimpikan oleh Gothia Cup dan UNICEF. Penemuan ini diharapkan bisa mengatasi berbagai masalah kekurangan air bersih di banyak negara. Diharapkan, pada minggu ini terkumpul keringat dari orang-orang di 70 negara untuk membangun kesadaran akan pentingnya air bersih. Sejauh ini, ada 780 juta warga dunia yang tidak bisa menikmati air bersih.

Penemuan ini memang belum dijual bebas. Kita yang tinggal di Indonesia mungkin belum menyadari seberapa penting upaya menghemat air, karena mayoritas daerah bisa mendapatkan air dengan mudah. Walau demikian, tidak ada salahnya mulai menjaga dan melakukan upaya hemat air bersih.

Apakah Anda bersedia meminum keringat sendiri?

(vem/yel)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading