Sukses

Lifestyle

Pria Ini Bercerai Dengan Istri Akibat Memperpendek Mr. P-nya

Inilah mengapa hubungan seks quickie sedikit beresiko dan sebaiknya hubungan seks benar-benar dinikmati sebelum malah jadi mala petaka. Salah gerakan bisa membahayakan organ intim pasangan kita atau kita sendiri. Sebuah sesi bercinta dengan istrinya membuat kehidupan pria ini berubah, untuk selama-lamanya.

Seorang pria Kanada yang tak disebutkan namanya mengalami patah Mr. P ketika sedang berhubungan seks dengan istrinya. Patah pada Mr. P bisa terjadi karena adanya trauma saat sedang ereksi. Bisanya terjadi karena tiba-tiba membungkuk atau dipaksakan saat sedang membesar.

Kejadian ini terjadi pada pria tersebut sekitar 2 tahun lalu. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan operasi. Ironisnya, operasi penyembuhan itu juga membuat Mr. P nya semakin pendek sejauh 1 inchi atau sekitar 2,5 cm. Ia juga tak bisa berhubungan intim dengan istrinya selama 2 tahun terakhir.

Akhirnya insiden itu juga memporak-porandakan kehidupan rumah tangganya. Sang istri menceraikannya. Selain itu luka dari operasi itu telah 'menodai riwayat kejantanannya' sebagai seorang lelaki. Pernikahannya hancur dan dirinya sendiri terkena impact yang sangat besar.

Ia kini menuntut ganti rugi pada rumah sakit yang pernah menangani Mr. P-nya yang patah sebesar satu milyar lebih. Ia menganggap keterpurukannya sebagai bagian dari kelalaian pihak rumah sakit.

Lesson of the day, selalu perhatikan dan pikirkan keselamatan dan kesehatan Anda dan pasangan sekalipun sedang hot-hotnya dalam bercinta. Play it slower and carefully.

(vem/gil)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading