Sukses

Lifestyle

Beberapa Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Bibir Pecah-pecah

Fimela.com, Jakarta Bibir pecah-pecah, juga dikenal sebagai cheilitis adalah kondisi umum yang ditandai oleh kekeringan, kemerahan dan pecah-pecah pada bibir. Beberapa faktor dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, termasuk cuaca dingin, paparan sinar matahari dan dehidrasi. Berikut ini akan kita bahas kekurangan vitamin dan mineral mana yang dapat menyebabkan bibir pecah-pecah.

Zat Besi

Kekurangan berbagai vitamin dan mineral dapat menyebabkan bibir pecah-pecah. Zat besi diperlukan untuk beberapa proses tubuh, termasuk transportasi oksigen, sintesis DNA, dan produksi sel darah merah. Mineral ini juga memainkan peran penting dalam kesehatan kulit, penyembuhan luka dan regulasi peradangan. Anemia defisiensi besi dapat menyebabkan angular cheilitis, yang ditandai dengan peradangan dan kekeringan pada satu atau kedua sisi mulut. Kekurangan mineral ini juga dapat menyebabkan kulit pucat, kuku rapuh, dan kelelahan.

Seng

Seng adalah mineral penting yang vital bagi kesehatan seseorang. Faktanya, kekurangan zink dapat merusak kesehatan kulit, pencernaan, fungsi kekebalan tubuh, kesehatan reproduksi dan pertumbuhan dan perkembangan. Ini juga dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, serta kekeringan, iritasi dan peradangan pada sisi mulut. Gejala lain dari kekurangan seng termasuk diare, penurunan kekebalan, borok kulit dan rambut rontok.

Vitamin B

Vitamin B adalah kelompok delapan vitamin larut air yang terlibat dalam produksi energi dan fungsi sel. Penelitian pada hewan dan tabung menunjukkan bahwa mereka juga memengaruhi perbaikan jaringan dan penyembuhan luka. Bibir pecah-pecah adalah gejala umum dari defisiensi, terutama pada folat (vitamin B9), riboflavin (vitamin B2), dan vitamin B6 dan B12. Orang-orang dengan kelainan yang memengaruhi penyerapan nutrisi, seperti penyakit Crohn, sangat rentan terhadap defisiesnsi. Mengingat bahwa vitamin B12 ditemukan terutama dalam produk hewani, vegan dan vegetarian juga berisiko lebih tinggi mengalami defisiensi. Selain itu, kekurangan vitamin B dapat menyebabkan dermatitis, depresi, lekas marah dan kelelahan.

Perawatan untuk Bibir Pecah-pecah

Dalam kebanyakan kasus, mengoleskan lip balm sepanjang hari adalah cara termudah untuk merawat bibir yang kering dan pecah-pecah. Untuk bibir yang sangat kering, mengelupas, atau pecah-pecah, juga bisa memilih salep yang lebih padat seperti petroleum jelly. Jika dirimu merasa kekurangan gizi, bicarakan dengan dokter untuk menentukan pilihan perawatan terbaik. Bagi sebagian orang, membuat modifikasi diet sederhana dan makan lebih banyak makanan yang kaya akan zat besi, seng, atau vitamin B mungkin cukup. Namun, yang lain mungkin memerlukan multivitamin atau suplemen untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Bibir pecah-pecah dapat disebabkan oleh kekurangan nutrisi tertentu, termasuk zat besi, seng dan vitamin B. Namun, termasuk faktor lingkungan dan kondisi kesehatan lainnya juga dapat berperan. Jika memiliki bibir pecah-pecah yang tampaknya tidak sembuh dengan salep, berkonsultasilah dengan profesional kesehatan untuk mengetahui perawatan yang harus dilakukan.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading