Sukses

Lifestyle

4 Cara Membangkitkan UMKM di Era New Normal dengan Program TerusUsaha

Fimela.com, Jakarta Memasuki era new normal, industri UMKM harus beradaptasi dengan berbagai tatanan baru untuk mengembalikan roda perekonomian yang stabil. Mendorong usaha tersebut, Grab menghadirkan program TerusUsaha untuk mengakselerasi melalui pelatihan dan peningkatan keterampilan UMKM.

Selain itu, fasilitas iklan gratis diberikan untuk membantu UMKM meningkatkan awareness secara online agar penjualan meningkat. Ridzki Kramadibrata selaku Presiden Grab of Indonesia menilai bahwa pentingnya mendorong UMKM memasuki era digitalisasi.

"Digitalisasi menjadi bentuk kolaborasi dengan program pemerintah Bangga Buatan Indonesia. Mendukung UMKM masuk ke platform digital dan mempersiapkan UMKM dengan new normal. TerusUsaha jadi bagian dari komitmen GrabForGood yang bertujuan untuk memberikan akses teknologi, peningkatan keterampilan, dan layanan digital," ungkap Ridzki Kramadibrata dalam konferensi pers virtual.

Dalam enam bulan ke depan, Grab akan meluncurkan beberapa insiatif untuk mendukung UMKM melalui program TerusUsaha. Bagaimana caranya?

 

1. Fasilitas iklan gratis

Fasilitas iklan gratis khusus pada laman aplikasi Grab akan diberikan kepada UMKM untuk meningkatkan visibilitas online dan meningkatkan penjualan. Ruang di media sosial, influencer, dan saluran digital Grab pun juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung upaya ini. Grab akan menanggung biaya pemasaran digital dan pelanggan akan diarahkan pada laman transaksi langsung saat meng-klik iklan.

2. Pelatihan keterampilan

Menyediakan program akselerasi lengkap bagi pemilik usaha kecil di Indonesia. Peserta terpilih akan menjalani pelatihan selama 2,5 bulan yang fokus pada Business Assesment, Product Review, dan konsultasi. Selain itu, ada sebuah laman khusus bagi UMKM untuk mencari tips tentang pengembangan bisnis, inspirai dari bisnis kecil yang sukses, dan cara bergabung dalam ekosistem digital Grab.

3. Bergabung dengan GrabKios

Masyarakat bisa bergabung sebagai agen individu GrabKios untuk meningkatkan pendapatan mereka. Masyarakat bisa menawarkan produk finansial dan digital, seperti pengiriman uang, pembelian produk asuransi mikro, pembayaran tagihan, dan pulsa melalui aplikasi. Layanan ini bisa mempermudah akses perbankan yang selama ini masih terbatas.

4. Digitalisasi bisnis tradisional

Grab memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendorong masuknya pasar bisnis tradisional ke ekonomi digital. Pasar tradisional di Beberapa kota di Indonesia, seperti Makassar, Manado, Yogyakarta, dan Sleman, akhirnya bergabung untuk menggunakan layanan digital. Mereka menggunakan GrabAssistant, GrabMart, GrabFood, GrabExpress, dan aplikasi MarketHub. Dengan menggunakan layanan digital, mempermudah aktivitas jual beli di pasar tradisional sekaligus memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk berbelanja.

Simak video berikut ini

#changemaker

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Diary Fimela: Modal Rp200 Ribu, Ibu Rumah Tangga Ini Raup Omzet Ratusan Juta dari Bisnis Camilan
Artikel Selanjutnya
Kota Masa Depan, Upaya Digitalisasi UMKM di Kota Kecil dari Grab dan EMTEK