Sukses

Lifestyle

Tips Memilih Olahraga Ringan untuk Jadwal Kerja Tak Teratur

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, memiliki jadwal kerja yang padat dan tidak menentu sering kali membuat niat berolahraga tersingkir ke urutan terakhir. Pulang kerja sudah lelah, agenda mendadak bermunculan, hingga waktu istirahat yang terasa sangat terbatas. Namun sebenarnya, tubuh tetap membutuhkan aktivitas fisik agar tetap bugar, fokus, dan berenergi menjalani rutinitas harian.

Kabar baiknya, olahraga tidak selalu harus berat, lama, atau dilakukan di gym. Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan menyesuaikannya dengan ritme hidup, Sahabat Fimela tetap bisa aktif meski jadwal kerja tak teratur.

Dilansir dari thule.com, berikut beberapa tips memilih olahraga ringan untuk jadwal kerja tak teratur yang bisa diterapkan dengan lebih realistis dan menyenangkan.

1. Pilih Olahraga yang Mudah Diselipkan di Rutinitas Harian

Kunci utama untuk tetap konsisten berolahraga adalah memilih aktivitas yang tidak mengganggu jadwal utama. Jalan kaki, stretching, yoga ringan, atau bersepeda santai adalah contoh olahraga ringan yang fleksibel dilakukan kapan saja.

Olahraga jenis ini tidak membutuhkan persiapan rumit maupun waktu panjang. Bahkan, berjalan kaki 10-15 menit di sela jam kerja atau setelah makan malam sudah memberikan manfaat bagi tubuh.

 

 

2. Mulai dari Durasi Pendek, Bukan Intensitas Tinggi

Sahabat Fimela tidak perlu langsung menargetkan olahraga satu jam penuh. Justru, memulai dari durasi pendek akan terasa lebih ringan secara mental dan fisik. Sepuluh menit olahraga ringan, tiga kali seminggu, jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.

Jika sudah terbiasa, durasi dan intensitas bisa ditingkatkan perlahan. Pendekatan ini membuat olahraga terasa lebih achievable dan tidak membebani di tengah jadwal yang berubah-ubah.

3. Manfaatkan Waktu Transisi dalam Sehari

Waktu transisi sering kali terlewatkan begitu saja, padahal bisa dimanfaatkan untuk bergerak lebih aktif. Misalnya, berjalan kaki saat berangkat atau pulang kerja, memilih tangga daripada lift, atau melakukan peregangan ringan sebelum tidur. Dengan cara ini, olahraga tidak lagi terasa sebagai aktivitas tambahan, melainkan bagian dari rutinitas sehari-hari.

4. Pilih Olahraga yang Minim Peralatan

Untuk Sahabat Fimela dengan jadwal kerja tak teratur, olahraga yang tidak membutuhkan banyak alat akan jauh lebih praktis. Yoga, pilates dasar, bodyweight workout, atau stretching hanya memerlukan mat atau bahkan cukup ruang kecil di rumah. Semakin sederhana persiapannya, semakin kecil kemungkinan Sahabat Fimela menunda atau melewatkan olahraga.

 

 

5. Dengarkan Kondisi Tubuh dan Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah memaksakan diri berolahraga saat tubuh benar-benar lelah. Padahal, olahraga ringan seharusnya membantu tubuh pulih, bukan menambah kelelahan. Jika suatu hari hanya sempat melakukan stretching atau berjalan santai, itu sudah cukup. Konsistensi jauh lebih penting dibandingkan kesempurnaan.

6. Jadikan Olahraga sebagai Me-Time

Alih-alih menganggap olahraga sebagai kewajiban, cobalah menjadikannya waktu untuk diri sendiri. Dengarkan musik favorit saat jalan santai, pilih yoga dengan suasana tenang, atau lakukan peregangan sambil menonton acara kesukaan. Ketika olahraga terasa menyenangkan, Sahabat Fimela akan lebih termotivasi untuk melakukannya meski jadwal kerja sedang padat.

 

Sahabat Fimela, menjaga tubuh tetap aktif di tengah jadwal kerja yang padat bukanlah hal yang mustahil. Dengan memilih olahraga ringan yang fleksibel dan realistis, kesehatan fisik dan mental tetap bisa terjaga. Ingat, olahraga bukan tentang seberapa lama atau berat, tetapi tentang konsistensi dan kepedulian pada diri sendiri.

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading