Sukses

Lifestyle

Jatuh Bangun Steve Jobs Dirikan Apple Jadi Gadget Idaman Generasi Milenial

Fimela.com, Jakarta 10 tahun sudah Steve Jobs meninggal dunia akibat kanker pankreas. Diperingati pada 5 Oktober 2021, Apple menggarap sebuah film pendek bertajuk "Celebrating Steve" untuk salah satu tokoh paling terkenal dan berpengaruh di industri teknologi modern itu.

Kesuksesan Apple sekarang sangat bertolak belakang dari apa yang terjadi pada Steve Jobs semasa hidupnya. Lahir dari pasangan imigran Muslim asal Suriah, Steve Jobs yang bernama asli Abdul Lateef Jandali itu diadopsi lleh pasangan Paul dan Clara Jobs yang tinggal di Silicon Valley.

Tumbuh menjadi anak yang cerdas, Steve Jobs ditawari banyak program akselerasi namun ditolak oleh orangtua angkatnya. Namun di usia 12 tahun, Jobs menunjukkan ketertarikannya pada dunia teknologi dengan melihat demonstrasi kerja perangkat komputer di Hewlett-Packard Explorer Club.

Semasa SMA, Jobs mengikuti sebuah klub bernama Homebrew Computer Club. Di sinilah ia bertemu dengan Steve Wozniak yang kemudian digandengnya sebagai partner untuk membntuk Apple Computer Company pada 1976.

 

Awal mula dirikan Apple

Nama Apple sendiri dipilih karena Jobs terinspirasi dari momen bahagianya di musim panas saat sedang menghabiskan waktu sembari memetik buah apel.

Dengan modal uang dari hasil menjual mobil Volkswagen milik Jobs dan kalkulator canggih Wozniak, keduanya merakit sebuah komputer pertama yang dinamai Apple I dengan berupa papan sirkuit. Komputer papan sirkuit ini ditawatkan pada hobiis dengan harga yang unik, yakni sebesar $666,66.

Apple I berhasil mendulang pendapatan untuk perusahaan. Di tahun pertama, penjualan komputer Apple ini mencapai $2,7 juta dan terus bertumbuh hingga tahun ketiga menjadi $200juta. Pencapaian ini membuat Apple masuk dalam daftar 500 perusahaan Amerika Serikat terbesar versi majalah Fortune.

Dinamika penjualan di dalam Apple sendiri mulai terjadi. Dimulai dengan Apple IIO yang tidak sesukses pendahulunya hingga hadirnya perangkat baru Macintosh yang membuat Jobs keluar dari Apple.

 

Keluar dari Apple

Selisih pendapat antara Jobs dan CEO Apple saat itu John Sculley membuat Jobs meninggalkan perusahaan yang didirikannya. Ia memilih mendirikan perusahaan sendiri, NeXT yang fokus di bidang pendidikan dan bisnis.

Meski sempat terseok-seok di perangkat bikin NeXT, Jobs mencoba kembali bangkit dengan mengakuisisi saham Pixar dari sutradara film George Lucas pada 1986. Setelah Jobs masuk ke Pixar, perusahaan film itu fokus pada animasi komputer dan merilis film animasi berjudul Toy Story.

Di 1996, Apple membeli NeXT dengan nilai $400juta yang membuat Jobs mendapatkan kembali posisi di Apple sebagai konsultan part time hingga akhirnya menjadi CEO. Sejak menjadi CEO, banyak inovasi yang dilakukan Jobs. Mulai dari menggarap strategi pemasaran hingga mulai memperkenalkan iMac dengan harga yang terjangkau.

Dari iMac berinovasi menjadi iBook yang menjadi laptop pertama Apple pada 1999. Masuk 2001, Jobs melirik dunia musik dan menghadirkan iTunes sebagai inovasi berupa aplikasi pemutar musik dengan mengubah format musik menjadi digital MP3. Di tahun yang sama, Apple menjual perangkat iPod yang membuat musik digital MP3 ini bisa dibawa ke manapun.

 

Perpisahan Jobs dan Apple

Kesuksesan besar yang diraih Apple lewat iTunes membuat Jobs mengubah nama Apple Computer Company menjadi Apple Inc pada 2007. Di tahun ini pula, Apple mulai memperkenalkan iPhone sebagai ponsel layar sentuh dengan kemampuan memutar MP3, video serta mengakses internet.

Di usia 40 akhir, Steve Jobs didiagnosa mengidap kanker pankreas yang langka. Membuatnya harus menjalani berbagai macam perawatan, operasi, dan pemulihan akibat tumor yang bersarang di pankreas Jobs. Jobs sempat kembali ke Apple setelah menjalani transplantasi hati.

Pada 2011, Steve Jobs resmi mundur dari Apple dan digantikan oleh Tim Cook. Dua bulan setelah meninggalkan Apple, Steve Jobs dikabarkan meninggal dunia di kediamannya di Palo Arto, California.

Apple kini meraih kesuksesan besar di era modern lewat produk teknologinya. Generasi milenial yang bahkan tidak mengenal Steve Jobs mencintai setiap inovasi yang digarap Apple. Dari semua inovasi inilah, Steve Jobs dikenang sebagai sosok pemimpin yang tak tergantikan di Apple.

Simak video berikut ini

#elevate women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
iPhone 13 akan Hadir di Indonesia 19 November 2021, Sudah Siap?
Artikel Selanjutnya
Gaya Putri Steve Jobs Debut di Paris Fashion Week