Sukses

Lifestyle

Diary Fimela: Fangirling yang Menghasilkan, Hourly Needs Jual Pernak-Pernik K-Pop Buatan Sendiri

Fimela.com, Jakarta Ide awal membuat bisnis bisa datang dari beragam hal, termasuk dari hobi atau hal yang kita suka. Hal ini sama dengan yang dijalani oleh Samantha (24) ketika memulai bisnis berjualan pernak-pernik Kpop.

"Aku buat bisnis ini karena aku sendiri Kpopers, jadi emg suka aja jual-jual pernak pernik Kpop. Aku mikirnya gimana caranya aku bisa ngehasilin uang dengan hobi aku, yaitu suka Kpop. Dari situ lah aku mulai bisnis ini," ungkap Samantha. 

Saat ini Hourly Needs menjual berbagai macam pernak-pernik Kpop. Jika kamu adalah seorang kpopers pasti tidak asing dengan Tincase, Photocard Holder, Keyring dan sebagainya. Berbagai pernak-pernik tersebut dibuat dengan tangan oleh pemilik dengan desain menarik yang memanjakan mata.

Berbagai pernak-pernik tersebut sangat bervariasi mulai dari aksesoris gelang dan kalung, gantungan kunci, tempat menyimpan photocard yang bisa didapatkan dari album, totebag, hand sanitizer, dan masih banyak lagi. Berbagai inspirasinya diambil dari sederet idola Kpop seperti NCT dan BTS

Banyaknya persaingan menjadi tantangan pada industri bisnis ini

Kpop kini telah mendunia, banyak fans yang rela mengeluarkan budget lebih untuk membeli pernak-pernik berbau idol korea kesukaan mereka. Namun, pelaku bisnis pada industri ini pun juga menjamur. 

"Tantangan sih pasti ada ya, karena sudah banyak bgt yg jual pernak pernik Kpop," ungkapannya. 

"Tapi aku berusaha untuk ngeluarin produk yg lucu dan yang paling penting berguna sih, kayak semua aku takar sama diri aku sendiri sebagai Kpopers, kira-kira apa sih produk yang aku butuhkan, yang aku cari. Dan perlu selucu serta seunik apa barang tersebut," lanjutnya. 

Semua produk yang dikeluarkan oleh Hourly Needs merupakan produk buatan sendiri, yang juga didesain sendiri terkadang dengan bantuan dari teman. Karena pemilik juga seorang Kpopers, ia lebih mengerti apa yang dicari oleh para sesama Kpopers lainnya.

Dari hobi, jadi sumber penghasilan yang memenuhi kebutuhan

Samantha mengaku keuntungan dari bisnisnya ini telah membantunya memenuhi kebutuhan. Bisnis ini telah menghasilkan dan dirasakan sendiri keuntungannya oleh Samantha. Hal tersebut juga telah menjadi keinginannya yaitu menghasilkan dari hobi.

"Niat aku kesampean Alhamdulillah, menghasilkan uang dari apa yg aku suka," ungkap Samantha. 

Samantha juga menyampaikan sarannya untuk para pelaku bisnis diluar sana, untuk tetap optimis dalam menjalankan bisnis. Masalah laku atau tidak laku adalah urusan belakangan, asalkan selalu optimis dalam menjual produk yang dihasilkan. 

"Harus tetap optimis, dan semangat terus. Kalau kita optimis pasti ide-ide baru bakal banyak muncul," tutupnya.

*Reporter: Jeihan Lutfiah Zahrani Yusuf

#Women For Women

What's On Fimela
Loading