Sukses

Lifestyle

6 Wisata Seni dan Budaya yang Wajib Dikunjungi saat Berlibur Ke Hongkong

Fimela.com, Jakarta Negara primadona pariwisata di Asia, maka Hongkong adalah salah satunya. Negara pelabuhan yang indah ini berkembang menjadi salah satu pusat perekonomian dunia dengan struktur kota yang rapi serta pariwisata yang beragam.

Bidang pariwisata yang tengah gencar-gencarnya di promosikan oleh Hongkong adalah wisata seni dan budaya. Dengan menyajikan budaya tradisional nan ikonik hingga wisata seni kontemporer taraf internasional nan bergengsi, menjadikan Hongkong menjadi salah satu destinasi wisata menarik untuk dikunjungi.

Lewat tur virtual Art in Hongkong yang diselenggarakan Hongkong Tourism Board (HKTB) pada Senin (20/6), tersaji perjalanan virtual dipandu tokoh-tokoh penting dalam pariwisata seni Hongkong ke destinasi bernuansa budaya dan seni di Hong kong. Berikut 6 destinasi wisata bernuansa budaya dan seni khas Hongkong.

Area West Kowloon

Berada di semenanjung Kowloon, area West Kowloon mewujudkan kekayaan budaya lokal tradisional dan seni kelas dunia. Komunitas lokal di Jordan dan Yau Ma Tei merupakan rumah bagi berbagai trendsetter seni, keahlian tradisional dan penggabungan tradisi dan inovasi tersebut menjadikan pameran sempurna dari kreativitas tak terhingga dari bakat lokal.

Di tepi Pelabuhan Victoria, West Kowloon Cultural District (WKCD) menawarkan salah satu proyek budaya terbesar dan paling ambisius di dunia. Museum M+ dan Hong Kong Palace adalah pembukaan terbaru yang akan menarik perhatian dunia pada penawaran seni lokal dan internasional kelas dunia.

Museum seni kelas dunia, M+

M+ adalah salah satu museum budaya visual modern dan kontemporer terbesar di dunia dan museum budaya visual kontemporer global pertama di Asia. Dibuka pada November lalu, museum ini menampilkan sekitar 1.500 karya yang diambil dari M+ Collections di ruang pameran seluas 17.000 meter persegi yang mencakup 33 ruang pameran dan ruang pamer lainnya di museum.

Hong Kong Palace Museum

Hong Kong Palace Museum bercita-cita untuk menjadi salah satu lembaga budaya terkemuka dunia yang berkomitmen untuk mempelajari dan mengapresiasi seni dan budaya Tiongkok, sambil memajukan dialog di antara peradaban dunia melalui kemitraan internasional.

Boutique Art Hotel, Tung Nam Lou

Tung Nam Lou adalah bangunan warisan yang diubah menjadi boutique art hotel  di Yau Ma Tei. Itu dulunya adalah restoran makanan laut sebelum berubah menjadi gedung perkantoran dan akhirnya menjadi hotel yang merayakan seni dan budaya lokal. Dengan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pikiran kreatif lokal, setiap orang dapat mengambil bagian aktif dalam merasakan dan menciptakan seni sendiri.

Pusat sepatu bordir khas Hongkong, Sindart

Sebuah toko yang menjual sepatu bordir tradisional sejak tahun 1958, Sindart telah memberikan nafas baru bagi sepatu tradisional Tiongkok. Motif dan pola non-tradisional, serta alas kaki baru seperti flat dan heels di atas sandal tradisional, terbukti populer di kalangan generasi muda.

Permainan populer mahjong

Paman King di Biu Kee Mahjong adalah salah satu master yang masih mengukir mahjong di Hong Kong. Permainan mahjong berakar kuat di tradisi Tiongkok, secara tradisional dimainkan pada pertemuan keluarga dan selama festival penting seperti Tahun Baru Imlek.

Master sejati kerajinan ini selama lebih dari 5 dekade, Paman King dengan cekatan menggoreskan simbol dan angka ke permukaan mahjong yang mulus, sebelum menghidupkannya dengan warna. Dia juga membuat mahjong khusus yang dapat memuat apa saja mulai dari nama hingga karakter kartun.

 

*Penulis: Tasya Fadila.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading