Sukses

Lifestyle

Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Lengkap Beserta Manfaatnya

Selain memperbanyak takbir dan dzikir, amalan untuk menyambut datangnya Idul Adha ialah melaksanakan ibadah puasa Dzulhijjah. Selain puasa Dzulhijjah, tepat di hari yang berdekatan, kamu juga bisa sekaligus melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah. Untuk puasa Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan pada tanggal 8 dan 9, sementara untuk puasa Dzulhijjah dilaksanakan pada tanggal 1-7 Dzulhijjah.

Berdasarkan hadis sahih dari Siti Hafshah r.a. dia berkata, "Ada empat macam yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW yaitu Puasa Asyura (10 Muharram), puasa 10 hari (di bulan Dzulhijjah), puasa 3 hari pada setiap bulan, dan salat dua rakaat sebelum salat Subuh."

Adapun hukum dari melaksanakan ibadah puasa Dzulhijjah ialah sunnah, hal ini dapat dilihat dala sebuah hadis yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas dan tercatat di dalam Sunan At-Tirmidzi, disebutkan:

 "Rasulullah SAW berkata: Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini," (HR At-Tirmidzi).

Oleh karena itu, Rasulullah sangat menganjurkan bagi umat muslim untuk mengerjakan puasa di bulan Dzulhijjah karena merupakan amalan ibadah yang disukai oleh Allah SWT dan juga bertabur pahala didalamnya. Berikut ini Fimela.com akan berbagi informasi bacaan niat puasa Dzulhijjah, lengkap beserta manfaatnya. Simak informasi selengkapnya dibawah ini.

Niat Puasa Dzulhijjah

Perlu diketahui bahwa puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan seperti puasa sunnah lainnya. Tata cara berpuasa seperti membaca niat, menahan diri dari lapar dan dahaga serta hawa napsu, lalu berbuka saat adzan berkumandang juga berlaku untuk puasa sunnah. Oleh karena itu, berikut bacaan niat puasa di bulan Dzulhijjah:

Bacaan niat puasa sunnah pada tanggal 1-7 Dzulhijjah

 نويت صوم شهر ذى الحجة سنة لله تعالى

“Nawaitu shauma syahri Dzilhijjati sunnatan lillahi ta'ala.”

Artinya: Saya niat berpuasa sunnah di bulan Dzulhijjah karena Allah Taala.

Bacaan niat puasa sunnah tanggal 8 Dzulhijjah atau puasa tarwiyah

نويت صوم التروية سنة لله تعالى

“Nawaitu shaumal tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya: Saya niat berpuasa sunah Tarwiyah karena Allah SWT.

Bacaan niat puasa tanggal 9 Dzulhijjah atau puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati yauma Arafah lillahi ta‘ala.”

Artinya: Saya berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT.

Khusus untuk puasa Arafah, apabila kamu lupa atau secara tidak sengaja belum membaca niat puasanya dimalam hari, maka kamu boleh mambcanya pada siang hari asal tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Bacaan niat puasa Arafah jika diucapkan pada siang hari adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta'ala.”

Artinya: Saya berniat puasa sunnah Arafah pada hari ini karena Allah SWT.

Manfaat Puasa Dzulhijjah

Puasa Dzulhijjah sebagai ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah memiliki sejumlah manfaat, baik untuk kesehatan tubuh maupun untuk amal ibadah. Jika umat muslim mengerjakan amalan sholeh yakni, berpuasa di bulan Dzulhijjah, maka mereka akan mendapatkan keutamaan dari puasa Dzulhijjah itu sendiri sesuai dengan hadis berikut ini:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ . يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).”

Adapun manfaat yang didapatkan dari melaksanakan puasa Dzulhijjah yakni:

  • Hamba Allah SWT yang ikhlas mengerjakan puasa sunnah di bulan Dzulhijjah akan mendapatkan usia yang barokah dan penuh dengan kemuliaan.
  • Janji Allah SWT kepada umatnya yang melaksanakan puasa di bulan Dzulhijjah adalah diberikannya kelancaran rizki, tidak hanya materi tetapi juga nikmat dikelilingi oleh orang baik.
  • Dengan berpuasa, kita akan semakin dekat dengan Allah SWT sehingga hidup akan terasa lebih bahagia serta mendapatkan ketenangan jiwa.
  • Umat muslim yang berpuasa di bulan Dzulhijjah akan mendapatkan timbangan yang berat untuk amal baiknya sehingga jalan menuju surga lebih dimudahkan.

Keutamaan Puasa di Bulan Dzulhijjah

1. Mendekatkan Diri kepada Allah

Puasa di bulan Dzulhijjah merupakan bentuk ibadah yang mempererat hubungan dengan Allah SWT. Melalui puasa, seseorang dapat meningkatkan kesadaran spiritual dan cintanya kepada Sang Pencipta.

2. Menghapuskan Dosa

Rasulullah SAW menyatakan bahwa puasa di hari Arafah dapat menghapus dosa-dosa selama satu tahun ke belakang dan satu tahun ke depan. Ini merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk membersihkan diri dari dosa-dosa masa lalu.

3. Pahala yang Besar

Amalan baik yang dilakukan di bulan Dzulhijjah, termasuk puasa, akan mendapatkan pahala besar dari Allah SWT. Pahala ini memiliki nilai spiritual yang tinggi di akhirat.

4. Meniru Ibadah Haji

Bulan Dzulhijjah adalah saat umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah haji. Puasa di bulan ini dapat dianggap sebagai upaya meniru ibadah haji, yang merupakan salah satu rukun Islam dan sangat dianjurkan.

5. Mengingat Kisah Nabi Ibrahim AS

Bulan Dzulhijjah juga menjadi momen untuk mengenang kisah Nabi Ibrahim AS dan keluarganya, yang menjadi inti perayaan Hari Raya Idul Adha. Puasa di bulan ini adalah bentuk penghormatan kepada Nabi Ibrahim AS dan pelajaran bagi umat Islam tentang kesetiaan, pengorbanan, dan taqwa kepada Allah SWT.

Dengan demikian, puasa di bulan Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi umat Islam. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading