Fimela.com, Jakarta - Mengelola keuangan tidak selalu mudah, terutama ketika pikiran dipenuhi berbagai kekhawatiran tentang masa depan. Mulai dari biaya hidup yang terus meningkat, keinginan memiliki tabungan yang cukup, hingga bayangan menghadapi kebutuhan mendadak. Dalam situasi seperti ini, sebagian orang mencari kenyamanan melalui aktivitas belanja. Kebiasaan ini dikenal sebagai doom spending, yaitu kecenderungan mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu sebagai cara menghadapi kecemasan atau ketidakpastian tentang masa depan.
Dilansir dari The Guardian, kecemasan tentang uang dapat tetap muncul meskipun seseorang memiliki kondisi keuangan yang relatif aman. Kekhawatiran tersebut tidak selalu berkaitan dengan jumlah uang yang dimiliki, tetapi juga dengan perasaan tidak pasti, pengalaman pribadi, dan standar hidup yang terus berubah.
Kebiasaan mengeluarkan uang untuk meredakan perasaan tidak nyaman ini dapat berkaitan dengan istilah doom spending. Seseorang mungkin merasa masa depan penuh ketidakpastian sehingga memilih menikmati uangnya sekarang, tanpa terlalu memikirkan dampaknya terhadap kondisi finansial nanti.
Advertisement
Misalnya, setelah melewati hari yang melelahkan, seseorang membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan demi memperbaiki suasana hati. Awalnya terasa menyenangkan, tetapi setelah melihat saldo rekening berkurang, muncul rasa bersalah dan kekhawatiran baru. Bukan berarti setiap pembelian spontan merupakan masalah. Namun, jika belanja berulang kali menjadi cara utama untuk menghadapi stres, kebiasaan tersebut perlu diperhatikan. Memahami alasan di balik keinginan berbelanja bisa menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih sehat dengan uang.
Advertisement
Mengatur Pengeluaran Bukan Berhenti Menikmati Hidup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383214/original/053260300_1793075210-disappointed-young-pretty-caucasian-girl-sun-glasses-puts-hand-face-holds-money.jpg)
Mengurangi doom spending bukan berarti harus berhenti membeli barang yang disukai. Menikmati hasil kerja sendiri tetap menjadi hal yang wajar. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuangan lebih baik.
1. Jeda Sebelum Membeli
Hal yang perlu diperhatikan adalah apakah pengeluaran tersebut sesuai dengan kemampuan finansial atau justru membuat kondisi keuangan semakin tertekan.
Salah satu cara sederhana yang bisa dicoba adalah memberi jeda sebelum melakukan pembelian. Ketika menemukan barang menarik di media sosial atau aplikasi belanja, jangan langsung menekan tombol checkout. Simpan terlebih dahulu ke keranjang dan beri waktu untuk mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan.
Sahabat Fimela juga bisa mulai mengenali pemicu keinginan berbelanja. Apakah muncul ketika merasa bosan, kesepian, stres setelah bekerja, atau saat melihat pencapaian orang lain? Mengenali pola ini membantu membedakan keinginan yang muncul karena kebutuhan dengan dorongan untuk memperbaiki suasana hati.
2. Anggaran Realistis
Selanjutnya, buat anggaran yang realistis. Pisahkan uang untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan sesuai kondisi masing-masing. Dengan begitu, kegiatan seperti menikmati kopi favorit atau membeli produk perawatan diri tetap bisa dilakukan tanpa mengorbankan kebutuhan penting. Jika berbelanja menjadi cara untuk mencari ketenangan, cobalah menyediakan alternatif lain. Berjalan santai, menonton film di rumah, berbincang dengan teman, atau melakukan hobi dapat membantu mengalihkan perhatian tanpa menambah pengeluaran.
3. Jangan Bandingkan dengan Kondisi Finansial Orang Lain
Tidak kalah penting, hindari membandingkan kondisi finansial dengan kehidupan orang lain di media sosial. Apa yang terlihat menyenangkan di layar belum tentu menggambarkan situasi keuangan yang sebenarnya. Perubahan kebiasaan memang membutuhkan waktu. Mulailah dengan langkah kecil dan evaluasi pengeluaran secara berkala. Tujuannya bukan membuat setiap keputusan belanja terasa menegangkan, melainkan membangun kebiasaan yang lebih sadar, terukur, dan sesuai dengan prioritas pribadi.
Mengatasi Doom Spending dan Cemas Masa Depan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383215/original/029625800_1793075212-finance-accounting-concept-business-woman-working-desk.jpg)
Kecemasan tentang masa depan sering muncul ketika seseorang merasa belum memiliki cukup uang untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Kekhawatiran mengenai pekerjaan, biaya hidup, tempat tinggal, hingga kebutuhan keluarga bisa terasa semakin besar ketika semuanya dipikirkan sekaligus.
Untuk menghadapinya, bisa mulai dengan menentukan tujuan finansial yang lebih konkret. Alih-alih hanya berpikir harus memiliki banyak uang, cobalah menetapkan target yang lebih jelas, seperti menyisihkan sejumlah uang setiap bulan atau mulai membangun dana darurat sesuai kemampuan.
Tidak perlu menetapkan nominal yang terlalu besar jika kondisi keuangan belum memungkinkan. Menabung dalam jumlah kecil secara konsisten tetap dapat menjadi langkah awal. Sesuaikan target dengan pemasukan dan kebutuhan agar rencana tersebut tidak justru menjadi sumber tekanan baru.
Membuat catatan pemasukan dan pengeluaran juga bisa membantu memberikan gambaran yang lebih nyata tentang kondisi keuangan. Dengan mengetahui ke mana uang digunakan, kalian dapat menentukan bagian yang perlu disesuaikan tanpa harus merasa bersalah atas setiap pengeluaran.
Selain itu, penting untuk memahami bahwa tidak semua hal di masa depan bisa dikendalikan. Rencana keuangan dapat membantu mempersiapkan diri, tetapi bukan berarti seluruh ketidakpastian akan hilang.
Fokuslah pada keputusan yang bisa dilakukan hari ini, seperti membayar kebutuhan tepat waktu, menghindari utang konsumtif yang tidak perlu, dan menyisihkan uang sesuai kemampuan. Jika kecemasan finansial terus mengganggu tidur, pekerjaan, hubungan, atau aktivitas sehari-hari, jangan ragu mencari dukungan dari orang tepercaya maupun tenaga profesional.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383213/original/037792500_1793075208-young-woman-home-kitchen-white-hoodie-with-laptop-graph-screen.jpg)
![Sederet artis Tanah Air hadirkan inspirasi kebaya modern di perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Mana yang jadi favoritmu? [@lunamaya @bubahalfian @raffinagita1717]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LuJvZfc01ZS4sd2WqEUlkD128-k=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326579/original/010060200_1787028064-collage-1787026780260.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3120425/original/076650000_1588700587-woman-in-blue-long-sleeve-shirt-beside-her-mother-3893528.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382582/original/065202500_1793001503-pexels-ketut-subiyanto-4474038.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382433/original/071102600_1792995757-pexels-helenalopes-27177232.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382674/original/098978600_1793005960-stressed-businesswoman-faces-migraine-from-corporate-pressure.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382624/original/055954100_1793004137-IMG_3057.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562886/original/096890400_1776842271-little-boy-playing-with-toys.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673798/original/057009200_1782714868-IMG_1232.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379363/original/097715300_1792594745-people-meeting-barter-event-exchange-goods.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4847216/original/065253100_1717033085-pexels-liza-summer-6347538.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501289/original/065172500_1770892932-medium-shot-woman-working-from-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441751/original/077518700_1765516997-medium-shot-woman-girl-playing-memory-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475814/original/005504500_1687349060-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_16.58.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365405/original/010514000_1791176434-017fb301-f9b8-4b28-bc07-5bdf30fe3210.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383370/original/005013700_1793083591-Anggota_DPR_dari_Fraksi_Partai_Golkar_Gandung_Pardiman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2946399/original/015925100_1571738624-20191022-Waspada_-Cuaca-Jakarta-Memanas-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383320/original/033644300_1793081994-IMG-20261027-WA0055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382859/original/018476900_1793014643-248903.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382956/original/010345500_1793036445-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_00.23.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383124/original/034466100_1793071679-VAI07022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3120425/original/076650000_1588700587-woman-in-blue-long-sleeve-shirt-beside-her-mother-3893528.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309220/original/062251400_1785221309-WhatsApp_Image_2026-07-28_at_13.45.09.jpeg)