Sukses

News & Entertainment

4 Fakta Film Tentang Perjuangan Bung Hatta, Janji Hatta

Fimela.com, Jakarta Hari meninggalnya Bung Hatta 39 tahun diperingati oleh Keluarga Besar Bung Hatta bersama rekan dan tamu undangan di rumah kediaman Bung Hatta, jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat secara sederhana. Haul yang kali ini membawa tema “Bersama Bercerita Tentang Bung Hatta” diperingati dengan mengajak segenap tamu yang hadir untuk bercerita tentang Bung Hatta dalam perspektif masing-masing.

Hadir dalam acara yang ini antara lain, budayawan Romo Mudji, sastrawan Eka Budianta, Fajar Hutomo mewakili BEKRAF, Yoyo YahyonoMewakili Perpustakaan Nasional, sampai ke generasi milenial seperti pendiri Kitabisa Alfatif Timur dan perwakilan alumnus Rotterdam Rama Manusama. Tuan rumah dari Keluarga Bung Hatta terdiri dari Meutia Hatta Swasono, Gemala Hatta, Halida Hatta dan cucu terkecil Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta yang belakangan sering viral di media social.

Dalam acara ini, Keluarga Besar Bung Hatta sekaligus mengumumkan rencana produksi film Janji Hatta. Berikut 4 fakta film Janji Hatta.

 

1. Tim Produksi

Janji Hatta, film tentang Bung Hatta yang akan diproduksi oleh Invasi Pictures, dengan diproduseri oleh Adie Marzuki, Faiza Achmad, Andy Zaky dan Dina Ardiyanti. Film yang skenarionya ditulis oleh peraih nominasi piala Citra, Andibachtiar Yusuf ini menceritakan satu fase dalam perjalanan hidup Tokoh Proklamator Bung Hatta.

 

2. Untuk Milenial

Film yang akan menghadirkan karya sinematografi ini ditujukanuntuk generasi milenial saat ini, sehingga akan dibuat dengan kemasan yang menghibur sekaligus menonjolkan karakter-karakter yang inspiratif. Dalam kesempatan tersebut, Meutia Hatta Swasono sebagai putri tertua sang proklamator menyampaikan harapannya agar cerita-cerita tentang para pendiri bangsa dapat terus diceritakan danmenginspirasi generasi-generasi seterusnya.

 

3. Mengungkap Sisi Sastra

Terungkap juga dari cerita Eka Budianta, bahwa Bung Hatta ternyata selain pemikir politik dan ekonomi juga seorang sastrawan. Sajak-sajak gubahan Bung Hatta banyak diterbitkan Pujangga Baru tahun 1921 sampai 1939, dan tidak kalah romantisnya dengan puisi-puisi gubahan sastrawan manapun. Gustika, cucu Bung Hatta yang ikut bercerita tentangkakeknya mengemukakan fakta bahwa Bung Hatta ini walaupun selalu terkesan serius, namun ternyata humoris, dengan istilah milenialnya disebut “jokes receh”.

4. Janji Rahasia Hatta

 

Hal-hal itulah yang akan ditampilkan dalam film “Janji Hatta”, yang juga akan mengungkapkan rahasia dibalik janji Sang Proklamator untuktidak menikah sebelum Indonesia merdeka. “Cerita-cerita mengenai Bung Hatta, tentang kejujurannya, kesederhanaannya, kegigihannya, kecerdasannya, sangat dibutuhkan untuk inspirasi segala generasi. Termasuk kisah cintanya, yang merupakan perwujudan janji yang tak tergoyahkan,” ujar Produser kreatif film Janji Hatta, Adie Marzuki.

Loading