Sukses

Parenting

3 Kontaminasi Makanan yang Bisa Membahayakan Kehamilan

Fimela.com, Jakarta Makan makanan sehat dan bergizi wajib untuk ibu hamil. Namun harus diperhatikan juga bahwa tidak semua makanan sehat bisa dimakan begitu saja, beberapa makanan juga harus dihindari karena dikhawatirkan bisa membahayakan kesehatan dan perkembangan janin.

Seperti dilansir dari Healthline, ada beberapa risiko kontaminasi makanan yang perlu diwaspadai, yaitu sebagai berikut:

1. Toxoplasma gondii, yaitu parasit yang biasa ditemukan pada kotoran kucing, sayur yang tidak dicuci dan ditemukan pada makanan yang belum matang atau dimasak dengan kurang matang. Seringkali bumil harus menghindari hewan peliharaan, kususnya kucing, untuk mencegah terserangnya toksoplasma.

2. Listeria monocytogenes, yaitu bakteri yang bisa ditemukan di dalam kulkas, bisa mengontaminasi makanan siap saji atau siap makan, dan susu yang tidak dipasterisasi. Bakteri yang mampu hidup di lingkungan basah ini dapat mengontaminasi sayuran mentah, buah, salad, susu murni, soft cheese, daging dan produk olahan daging, unggas, serta seafood.

3. Merkuri, merupakan logam berat yang ditemukan pada jenis ikan tertentu. Umumnya ikan laut atau seafood seperti tuna, kerang dan makarel. Lebih baik menghindari konsumsi seafood atau memasak seafood hingga benar-benar matang dan dalam porsi kecil.

Ketiga racun di atas dapat menimbulkan penyakit serius yang mempengaruhi perkembangan bayi. Ibu hamil harus menghindari atau membatasi konsumsi makanan tertentu untuk menghindari kontaminasi makanan di atas.

Artikel Selanjutnya
Selama Trimester Kedua, Ini yang Bisa Dipersiapkan Jelang Persalinan
Artikel Selanjutnya
Ini yang Terjadi pada Tubuh Ibu Hamil di Trimester Kedua
: