Sukses

Parenting

Balita Diare? Ini Kata Dokter (2)

Setelah menyimak beberapa pendapat dokter tentang bagaimana sebenarnya diare yang dialami balita pada umumnya dalam artikel sebelumnya, Bunda akan menyimak komentar para dokter yang sedikit kontras dengan artikel sebelumnya. Komentar dua dokter ini tentang betapa bahayanya balita diare jika dibiarkan berlarut-larut.

Namun, seperti pada artikel sebelumnya, komentar-komentar yang dicantumkan dalam artikel ini juga dipilih karena bersifat umum dan dapat dibilang merupakan fakta yang harus Bunda ketahui seputar balita diare. Langsung saja kita simak beberapa kata dokter dibawah ini.

Menurut dr. Awi Muliadi Wijaya dalam laman infodokterku.com, diare dapat membunuh balita karena diare sering menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) yang berat. Kondisi ini seringkali tidak diketahui orang tua sehingga mereka kecolongan dan mendapati ternyata anaknya telah berada dalam kondisi kritis. Jika sudah begini, penanganan yang diberikan oleh dokter bisa dikatakan cukup terlambat untuk memulihkan kondisi si balita.

Lebih lanjut, menurut dr. H. Syafruddin AR Lelosutan dalam laman penyakitdiare.com, diare dapat menyebabkan bahaya serius bila tidak ditanggulangi dengan tepat. Bila sudah seperti itu dan orang tua atau siapapun yang merawat sang balita lalai, balita dapat mengalami hingga kondisi syok, tidak sadar diri, gangguan elektrolit, gagal ginjal, dan sepsis (infeksi berat).

Jika itu terjadi, balita harus ditangani oleh tenaga medis. Namun jika terlambat ditangani, sang balita bisa menjadi salah satu korban yang tercatat dalam angka statistik kematian balita yang disebabkan oleh diare.

Wah, mengerikan sekali ya Bunda? Dari komentar-komentar tersebut kita dapat menarik kesimpulan bahwa walaupun diare merupakan penyakit ringan, Bunda tetap harus mewaspadai resiko-resiko tinggi yang kemungkinan bisa terjadi dan dialami oleh sang buah hati. Jadi, penanganan sesegera mungkin oleh Bunda sangat dibutuhkan saat balita mengalami diare.

Oleh: Anindita Yurizqi

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading