Sukses

Parenting

Waspada, 5 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Menurunkan Produksi ASI

Fimela.com, Jakarta ASI (Air Susu Ibu) merupakan asupan nutrisi terpenting bagi bayi yang baru lahir. Melansir dari laman babycenter.com, para ahli menyarankan jika ASI eksklusif setidaknya diberikan ke bayi baru lahir hingga usianya mencapai 6 bulan. Setelah itu, Mom bisa memberikan ASI yang dibantu dengan MPASI (Makanan Pendamping ASI) hingga anak berusia setidaknya 2 tahun atau lebih.

Karena pentingnya ASI untuk buah hati, pada kenyataannya tidak sedikit ibu menyusui yang khawatir bahwa buah hati tidak mendapatkan asupan ASI cukup darinya. Tidak sedikit ibu yang khawatir bahwa produksi ASI-nya menurun. Padahal nih Mom, kebiasaan merasa khawatir dan cemas berlebih inilah yang kemudian  bisa menurunkan produksi ASI.

Ada beberapa kebiasaan lain yang juga meningkatkan risiko menurunnya produksi ASI. Kebiasaan tersebut antara lain sebagai berikut.

 

Kelelahan dan Konsumsi Kafein

Kelelahan

Mom yang mengalami kelelahan bisa mendapati produksi ASI-nya menurun. Kelelahan bisa terjadi karena banyak, mulai dari kelelahan pasca melahirkan, kelelahan karena olahraga berat, memiliki aktivitas yang terlalu padat hingga stres dan depresi. Agar produksi ASI tidak berkurang, pastikan untuk tetap tenang, sabar dan bahagia. Pastikan juga untuk memiliki istirahat cukup setiap harinya.

Menderita Penyakit Tertentu

Berkurangnya produksi ASI juga bisa disebabkan oleh adanya risiko penyakit trertentu di tubuh. Hipotiroidisme dan anemia merupakan penyakit yang rentan meningkatkan risiko berkurangnya produksi ASI. Jika Sahabat Fimela mengalami gejala adanya penyakit tertantu dalam tubuh selama menyusui, jangan segan untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter atau ahlinya.

Konsumsi Kafein dan Menjadi Perokok Aktif

Kebiasaan mengonsumsi minuman dan makanan berkafein serta menjadi perokok aktif juga bisa menurunkan produksi ASI. Tak hanya itu saja, kebiasaan buruk ini bahkan bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan baik untuk ibu bayi maupun bayi.

 

Pola Makan Buruk

Konsumsi Minuman Beralkohol dan Obat-obatan

Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan juga akan meningkatkan risiko menurunnya produksi ASI. Ini juga sangat memungkinkan tubuh mengalami berbagai masalah kesehatan serius. Stres dan depresi lebih mungkin dialami oleh mereka yang mengonsumsi minuman beralkohol maupun ibat-obatan terkhusus untuk obat-obatan terlarang.

Pola Makan yang Buruk

Aktivitas menyusui tidak jarang membuat ibu harus begadang hingga larut malam. Momen ini juga bisa menodorong ibu untuk ngemil atau memiliki kebiasaan makan di malam hari. Padahal nih ya, pola makan yang tidak teratur dan tidak tepat sangat meningkatkan risiko turunnya produksi ASI selama menyusui.

Sahabat Fimela, itulah beberapa kebiasaan buruk yang bisa menurunkan produksi ASI selama menyusui. Agar produksi ASI senantiasa lancar, pastikan untuk memiliki pola hidup dan makan yang sehat. Pastikan juga untuk mengelola stres dengan baik, cukupi kebutuhan nutrisi tubuh sendiri maupun buah hati dan miliki istirahat cukup setiap harinya. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Simak Juga Video Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Produksi ASI Payudara Kanan dan Kiri Berbeda, Normalkah?
Artikel Selanjutnya
5 Tugas Suami untuk Mendukung Istri Agar Semangat Menyusui