Sukses

Parenting

4 Tips agar Anak Tak Menangis Saat Akan Ditinggal Kerja

Fimela.com, Jakarta Ketika dirimu adalah ibu pekerja, seringkali momen sulit untuk dilakukan setiap hari adalah meninggalkan anak sebelum berangkat kerja. Anak seringkali tak ingin ditinggal dan berpisah dengan ibunya, dan inilah yang sering membuatnya menangis.

Antara tidak tega tapi harus memenuhi tanggung jawab, pasti sulit jika tak punya cara yang tepat untuk dilakukan. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dicoba. Ini sekian tips agar si kecil tak menangis saat akan ditinggal kerja, Moms.

1. Beritahu anak setiap hari

Moms sebaiknya membuat anak paham atau notice setiap hari bahwa ibu dan ayahnya akan bekerja, misalnya "Mama besok pagi mau berangkat kerja, dedek main dulu sama nenek di rumah sampai mama pulang ya."

2. Buat anak bahagia kegiatan seru yang akan dilakukan besok

Untuk mengalihkan perhatiannya, biasanya kegiatan seru esok hari akan membuatnya lebih tertarik sehingga melupakan kenyataan ia harus ditinggal ayah ibunya. Misalnya, "Besok bisa ketemu temen-temen di playgroup, main-main sama mereka seharian." atau "Lho iya, besok mau menggambar dan berenang sama ibu guru dan temen-temen kan, wah serunya!"

Tips Meninggalkan Anak Sebelum Bekerja

3. Berikan kata-kata sayang

Katakan kalau Moms akan merindukannya selama bekerja. Berikan pelukan dan ciuman hangat agar anak merasa nyaman sebelum ditinggal. Buat ia merasa baik-baik saja, mengenal lingkungan yang akan ia hadapi (jika ia harus sekolah) dan mengenal orang-orang di sekitarnya.

4. Lakukan dengan cepat

Jangan memberikan perpisahan yang lama karena semakin lama, anak akan merasa bergantung dan tak ingin berpisah. Mulailah menghitung mundur sebelum berpisah. Buat anak mengetahui waktu ibunya akan bekerja sehingga tak merasa ditinggal tiba-tiba.

Itu dia sekian cara agar anak merasa lebih mudah ditinggal dan tidak menangis. Moms pasti tak ingin memulai hari dengan drama, bukan?

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Pada Usia Berapa Anak Bisa Dideteksi Mengalami Autisme?
Artikel Selanjutnya
Bekali Si Kecil untuk Meraih Prestasi Mulai dari Dini