Sukses

Parenting

6 Cara Ajari Anak Mengungkapkan Emosi dengan Sehat

Fimela.com, Jakarta Berurusan dengan anak yang marah akan sulit, bahkan bagi orangtua yang paling stabil sekalipun. Yang harus kamu pahami, kemarahan adalah respon emosional yang sangat sehat dan normal.

Ada banyak alasan mengapa anak marah. Faktanya, anak di bawah usia 4 tahun mungkin mengalami 9 kemarahan setiap minggu, dengan episode menangis, menendang, menginjak, memukul, dan mendorong selama 5 sampai 10 menit terakhir.

Dilansir dari purewow.com, berikut ini adalah beberapa cara mengajari anak mengungkapkan emosi dengan sehat. Pensaran apa saja?

1. Identifikasikan penyebab kemarahan dan berikan suara untuk anak

Anak, terutama yang masih kecil bisa kesulitan dalam mengekspresikan perasaan mereka menggunakan bahasa. Hal ini dapat menyebabkan ketakutan, kepanikan, dan lebih banyak kemarahan. Memberi label dan menjelaskan kepada anak apa yang kamu yakini sebagai orangtua bisa jadi penting untuk mengajarkan mereka agar tidak takut pada perasaan yang dialami.

2. Menciptakan amarah

Jika kamu tahu anak sedang berjuang melawan amarah, libatkan mereka dalam percakapan mendalam tentang apa yang membuat mereka merasa seperti itu. Manfaatkan imajinasi anak dan pahami secara spesifik bagaimana mereka mengalami kemarahan.

3. Menawarkan pilihan yang ada

Lewatkan penjelasan rasional dan tawarkan anak 2 pilihan langsung. Menjabarkan pilihan untuk anak membantu mereka untuk masuk kembali ketika mereka merasa di luar kendali.

4. Menggunakan roda grafik emosi

Ini membantu anak memvisualisasikan emosi sebagai pengalaman berlapis-lapis, meningkatkan literasi emosional mereka.

5. Menggunakan 5 indra untuk fokus kembali

Tidak buruk untuk menenangkan anak dengan permen, selama itu menawarkan pengalaman rasa yang tidak sering didapatkan oleh anak.

6. Mencoba latihan pernapasan

Bernapas dalam-dalam terbukti berulang kali dapat membantu menenangkan sistem saraf dan meredam respon melawan atau lari.

#ChangeMaker

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Langkah Mudah yang Bisa Dilakukan Orangtua untuk Menjaga Kesehatan Anak Ketika Musim Pancaroba Tiba
Artikel Selanjutnya
6 Strategi Pola Asuh Terbaik untuk Mendisiplinkan Anak yang Hiperaktif