Sukses

Parenting

Ketahui Panduan Membuat MPASI yang Benar, Sehat, dan Praktis

Fimela.com, Jakarta MPASI adalah singkatan dari makanan pengganti ASI, yang biasanya diberikan pada bayi yang berusia 6 bulan keatas. MPASI dibuat dengan bahan-bahan yang menyehatkan, untuk mendukung proses tumbuh kembang bayi.

Sebenarnya cara membuat MPASI ini mudah, hanya saja Mom harus pintar mengkreasikan menu MPASI, agar bayi tidak mudah bosan dengan menu yang ia makan.

Untuk bayi yang berusia 6 bulan, Sahabat Fimela bisa memberikan buah atau sayuran untuk MPASI. Untuk bayi berusia 8 bulan, mulai berikan makanan yang berprotein tinggi seperti ikan, daging, telur, keju dan semacamnya. Sedangkan untuk bayi 12 bulan ke atas, mulai berikan nasi.

Agar tidak bingung mengkreasikan menu MPASI untuk bayi, berikut panduan membuat MPASI yang benar, sehat, dan praktis. Dilansir dari beragam sumber, simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

 

 

Prinsip Dasar Pemberian MPASI

1. Tepat Waktu

Berikan MPASI ketika ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Inilah alasan kenapa MPASI perlu diberikan pada bayi yang sudah menginjak usia sekitar 6 bulan. Bayi yang sudah menginjak 6 bulan perlu diberikan makanan pendamping ASI agar kebutuhan gizi dan nutrisinya tercukupi.

2. Adekuat

MPASI yang diberikan memenuhi kebutuhan protein (makronutrien) dan zat besi, seng, dan vitamin A (mikronutrien) anak. Faktor lingkungan seperti nutrisi dan infeksi merupkan faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Ibu bisa memberikan MPASI homemade atau MPASi terfortifikasi selama kandungannya bisa mencukupi kebutuhan anak.

3. Aman dan Higienis

Proses persiapan dan pembuatan MPASi menggunakan cara, bahan, dan alat yang aman serta higienis. Bahkan penting untuk menggunakan talenan terpisah untuk menu MPASI. Pisahkan talenan yang digunakan untuk memotong bahan makanan mentah dan bahan makanan matang.

4. Diberikan secara Responsif

MPASI diberikan secara konsisten sesuai dengan sinyal lapar atau kenyang dari anak. Saat memberikan MPASI, ciptakan lingkungan makan yang nyaman, tidak ada distraksi, dan siapkan serbet agar tidak berantakan.

MPASI yang ideal dalam pemaparan yang disampaikan Dokter Meta adalah yang kaya akan energi, protein, dan mikronutrien. Serta bersih, aman, tidak terlalu asin atau pedas, mudah dikonsumsi anak, disukai anak, tersedia di daerah lokal dan terjangkau, dan mudah disiapkan.

Urutan Membuat MPASI yang Sehat dan Praktis

1. Mencuci dengan Air Mengalir

Urutan membuat MPASI yang pertama adalah mencuci bahan dengan air mengalir. Mencuci sayur, buah serta daging-dagingan dengan air mengalir, sangat efektif untuk membersihkan bahan MPASI agar terhindari dari kuman atau bakteri penyebab penyakit.

Selain bahan makanan yang dicuci, Mom harus mencuci peralatan yang digunakan untuk memasak dan makan, menggunakan air mengalir dan sabun yang bebas deterjen.

Hindari merendam bahan makanan dengan air terlalu lama, karena bisa mengurangi gizi yang terdapat dalam makanan tersebut, apalagi jika buah dan sayurnya memiliki kandungan vitamin C yang mudah larut.

2. Jangan Memasak Terlalu Lama

Urutan selanjutnya yaitu memasak MPASI. Saat memasak MPASI dengan cara merebus, seperti merebus daging, sayur dan telur, jangan merebus bahan makanan tersebut terlalu lama.

Gunakan api sedang, air yang cukup dan waktu yang sedang, agar saat merebus bahan makanan itu tidak mengurangi gizi yang terkandung di dalamnya.

Perlu diperhatikan pada saat merebus sayur, Mom harus memperhatikan kadar air saat merebus sayur, karena sayur sangat mudah layu saat diolah dengan rebusan.

3. Jangan Menggunakan Blender

Blender adalah alat yang digunakan untuk menghaluskan makanan. Walaupun blender bisa menghaluskan makanan dengan sempurna, tetapi blender bisa mengurangi gizi yang terdapat dalam bahan makanan.

Hal ini disebabkan karena blender memiliki pisau yang tajam dan mengeluarkan suhu panas. Kemudian saat mengolah makanan menggunakan blender, harus disertai air yang bisa membuat vitamin makanan tersebut terurai.

Urutan untuk membuat MPASI dengan menghaluskan makanan, bisa dilakukan dengan cara menghaluskan dengan cobek, atau lebih baik makanan tersebut ditekan dengan sendok sampai halus.

4. Disaring

Saat bayi berusia 6 hingga 8 bulan, bayi membutuhkan MPASI yang bertekstur sangat lembut. Sehingga urutan yang terakhir membuat MPASI adalah menyaring makanan yang telah dihaluskan.

Tetapi pada bayi yang berusia 9bulan lebih, MPASI tidak perlu disaring agar tekstur makanan tetap kasar. Hal ini dilakukan supaya bayi tidak malas pada saat mengunyah.

Resep MPASI Wortel dan Kentang

Bahan yang diperlukan:

  • 5 sendok makan nasi putih
  • 1 batang seledri
  • 1 batang wortel berukuran kecil
  • 1 buah kentang berukuran kecil
  • ASI atau susu formula secukupnya

Cara Memasak:

  1. Cuci bersih semua bahan.
  2. Masak nasi putih sampai menjadi bubur.
  3. Taburkan seledri ke dalam nasi.
  4. Lalu kukus kentang dan wortal sampai empuk.
  5. Setelah itu campurkan semua bahan dengan ASI. Sajikan.
What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
15 Arti Mimpi Gigi Copot yang Mengejutkan, Banyak Pertanda Buruk
Artikel Selanjutnya
5 Arti Mimpi Potong Rambut