Sukses

Parenting

Pertolongan Pertama pada Anak yang Mimisan, Ini Cara yang Benar!

Fimela.com, Jakarta Melihat anak mengalami mimisan, kita tak perlu terlalu panik. Mimisan atau yang istilah medisnya disebut epistaksis adalah perdarahan hidung dan sering terjadi pada anak-anak. Memberikan pertolongan pertama pada anak yang mimisan pun tidak terlalu sulit.

Seperti yang dikutip dari buku Mengatasi Gawat Darurat pada Anak, di Amerika Serikat, angka kejadian mimisan berkisar 5-14%. Pada anak yang berusia kurang dari 2 tahun, kejadian mimisan umumnya disebabkan oleh benturan dan jarang disebabkan oleh penyakit serius. Sementara pada anak yang berusia 6-10 tahun, mimisan lebih banyak dialami anak laki-laki daripada anak perempuan.

Penanganan mimisan pada anak butuh dua langkah sederhana. Selengkapnya, simak di sini:

1. Duduk Menunduk

Selama ini mungkin kita menganggap bahwa cara menghentikan mimisan adalah dengan mendongakkan kepala. Tapi ternyata hal itu malah berbahaya. Jika kepala didongakkan, darah akan mengalir ke belakang dan malah menumpuk di area jalan napas. Akibatnya jalan napas terhambat dan membuat anak mengalami kesulitan bernapas.

Langkah pertama menangani anak yang mimisan adalah dengan memposisikan anak dengan duduk menduduk. Upayakan agar darah mengalir ke depan, tidak mengalir ke belakang. Sehingga anak bisa tetap bernapas dengan baik.

2. Tekan Hidung

Untuk menghentikan perdarahan hidung, kita bisa menekan hidung anak dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk selama kurang lebih 10 menit. Tapi tetap harus hati-hati, jangan menekan terlalu keras karena nantinya malah akan membuat anak kesulitan bernapas. Jika anak masih mengalami perdarahan hidung, segera bawa ia ke rumah sakit, ya.

Mimisan pada anak lebih sering berasal dari pembuluh darah di bagian depan hidung. Pembuluh darah pada anak juga belum sempurna karena anak masih dalam masa pertumbuhan sehingga pembuluh darah mudah pecah jika ada rangsangan, seperti benturan atau demam. Walau sebagian besar kejadian mimisan pada anak tak diketahui penyebabny, tapi biasanya paling banyak disebabkan oleh benturan.

Semoga info di atas bermanfaat, ya. Mulai sekarang jangan sampai kita salah menangani kasus mimisan pada anak.

 

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading