Sukses

Parenting

Orangtua Wajib Tahu, 7 Cara Sederhana yang Dapat Meningkatkan Rasa Kepercayaan Diri Anak

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, sebagai orangtua, tentu kamu ingin memiliki anak yang tumbuh dengan pribadi yang bahagia, percaya diri, dan mencintai dirinya sendiri. Memiliki self-esteem atau citra diri yang positif adalah salah satu fondasi penting bagi perkembangan emosi dan mental anak. Menariknya, self-esteem ini tak hanya terbentuk saat anak beranjak remaja, tetapi mulai tumbuh sejak mereka masih bayi.

Faktanya, kata-kata dan tindakanmu sebagai orangtua ternyata memiliki pengaruh terbesar terhadap perkembangan self-esteem si kecil. Anak menyerap segalanya, mulai dari nada bicara, bahasa tubuhmu, bahkan ekspresi wajahmu. Setiap senyuman, pelukan, atau dorongan positif yang kamu berikan dapat menanamkan rasa aman dan rasa percaya diri yang mereka bawa hingga dewasa.

Namun, self-esteem bukan sesuatu yang otomatis dimiliki oleh setiap anak. Ada anak yang tumbuh dengan rasa percaya diri tinggi secara alami, namun ada pula yang memerlukan dukungan ekstra untuk membangunnya. Kabar baiknya, self-esteem dapat dilatih dan dipupuk setiap hari dengan langkah-langkah sederhana namun bermakna.

Dilansir dari Nemours Kids Health, berikut ini beberapa cara sederhana namun efektif yang bisa kamu terapkan untuk membantu anak membangun rasa kepercayaan diri mereka sejak dini, mulai dari cara mendukung usaha mereka, menjadi contoh yang baik, hingga mendorong mereka untuk mengenal kekuatan diri sendiri.

 

 

1. Ajarkan Anak untuk Melakukan Sesuatu Sendiri

Mulai dari hal kecil seperti memegang cangkir atau melangkah pertama kali, hingga belajar berpakaian, membaca, atau mengayuh sepeda, semua proses ini menumbuhkan rasa percaya diri. Tunjukkan caranya, bantu di awal, lalu biarkan mereka mencoba. Jangan takut jika mereka membuat kesalahan, karena proses ini penting untuk membangun rasa bangga pada diri sendiri.

2. Beri Pujian pada Usaha, Bukan Hanya Hasil

Alih-alih hanya memuji nilai sempurna atau bakat alami, fokuslah pada proses dan usaha. Misalnya, “Aku bangga kamu terus berlatih piano,” atau “Kerja kerasmu di proyek ini terlihat, lho.” Pujian seperti ini membantu anak memahami bahwa usaha dan ketekunan adalah kunci keberhasilan.

3. Jadilah Role Model yang Baik

Anak belajar banyak dari orang tua. Saat kamu mengerjakan tugas rumah tangga dengan sungguh-sungguh dan tanpa mengeluh, anak juga akan meniru sikap itu dalam tugas-tugasnya, seperti mengerjakan PR atau membereskan mainan. Menunjukkan rasa bangga terhadap pekerjaan kecil pun bisa jadi teladan yang berharga.

 

 

5. Fokus pada Kekuatan Anak

Perhatikan hal-hal yang anak lakukan dengan baik dan yang membuat mereka bahagia. Berikan kesempatan untuk mengembangkan minat dan bakat tersebut. Fokus pada kekuatan ini akan membantu mereka merasa berharga sekaligus memperbaiki perilaku.

6. Ajak Anak Melihat Hal-Hal Positif

Anak-anak cenderung mengingat kegagalan lebih lama daripada keberhasilan. Bantu mereka menyeimbangkan pandangan ini. Ajak anak menyebutkan tiga hal baik setiap malam sebelum tidur. Dengan begitu, mereka akan terbiasa melihat sisi positif dari diri sendiri dan lingkungannya.

7. Libatkan Anak dalam Membantu Orang Lain

Self-esteem anak akan meningkat ketika mereka merasa apa yang dilakukan memberi arti bagi orang lain. Libatkan anak dalam kegiatan sederhana, seperti membantu di rumah, menolong teman, atau mengikuti proyek sosial. Rasa kontribusi ini bisa menumbuhkan rasa percaya diri dan empati yang kuat.

Membangun self-esteem anak memang proses panjang yang membutuhkan kesabaran. Namun, dengan dukungan dan bimbingan yang konsisten, anak-anak akan memiliki keberanian untuk mencoba hal baru, menghadapi tantangan, dan membuat keputusan yang bijak.

 

Penulis : Annisa Kharisma Dewi 

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading