Ikut Cicipi Kopi Mirna, Ini Alasan Kenapa Hanny Masih Selamat

Karla Farhana diperbarui 22 Jan 2016, 12:28 WIB

Fimela.com, Jakarta Lagi, keterangan pengacara Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo dibantah pihak tim penyidik kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Sebelumnya mengenai perkara celana Jessica yang dibuang, Yudi mengatakan kepada Liputan6, asisten rumah tangga Jessica yang membuangnya karena robek pada pagian tengah.

Anehnya, pernyataan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti berbeda dengan Yudi. Krishna menyatakan, menurut asisten rumah tangga tersebut, justru Jessica yang membuangnya. 

Belum jelas siapa yang benar, perbedaan pernyataan antara Yudi dan Krishna kembali terulang. Yudi pernah memberikan keterangan mengenai kondisi Hanny, teman ngopi Mirna yang baik-baik saja usai mencicipi es kopi Vietnam milik sahabatnya di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta. 

Polisi lantas membantah keterangan tersebut. Krishna menegaskan, kondisi Hanny baik-baik saja karena dia hanya menjilat kopi Mirna, tanpa menelannya. Sementara Mirna tewas setelah meneguk kopi "sianida" itu. 

"Nyicip itu, bukan disedot ya. Kalau diseruput ya mati, itu dijilat, kemudian dilepeh lagi. Bukan ditelen, dong. Kalau nelen ya mati. Yang nelen cuma Mirna. Tulis, tuh!" Kata Krishna kepada Liputan6, di Mapolda Metro Jaya, kemarin (21/1). 

Alasan Yudi mengambil kesimpulan Hanny selamat dari maut setelah mencicipi kopi Mirna karena dia melihat prarekonstruksi kematian Mirna di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Senin (11/1) lalu. Dalam prarekonstruksi tersebut, tulis Liputan6, ada adegan Hanny yang meminum kopi Mirna. Akhirnya dia menarik kesimpulan, kalau Mirna tewas tetapi Hanny tidak, artinya kopi tersebut tidak beracun. 

Hingga berita ini ditulis, tim penyidik belum mau gegabah untuk menentukan siapa pelaku pembunuhan Mirna. Mirna, yang bersahabat dengan Jessica sejak mereka kuliah di Billyblue College Sidney, Australia tewas setelah meminum es kopi Vietnam di Cafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta, pada Rabu (6/1). 

What's On Fimela