Tren Hijab: 3 Fakta Hijab Syar'i yang Perlu Kamu Ketahui

Ega Maharni diperbarui 26 Jun 2016, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Seorang muslimlah lagi-lagi memang diwajibkan untuk menutup penuh seluruh auratnya, terlebih kaum hawa tersebut sudah dinyatakan balig atau dewasa. Bukan hanya pakaian saja yang harus tertutup, melainkan kepala pun juga sama pentingnya untuk 'dilindungi'.

Bicara soal menutup aurat, sudah pasti semua orang sepemikiran tentang memakai hijab. Yap betul sekali, nyatanya bukan hanya hijab biasa yang dipakai, ada juga hijab syar'i yang lebih terlihat sopan dan ukuran panjangnya menutupi setengah badan muslimah.

Ternyata pemakaian hijab syar'i yang sudah baik dan benar pun masih saja mendapat banyak opini negatif dari masyarakat. Kesannya ingin berbuat baik selalu ada saja celah salahnya ya. Seperti yang dikutip dari situs Muslim dan Hijab, terdapat 3 fakta yang harus kamu ketahui mengenai hijab syar'i. Apa saja?

1. Opini, "Jilbab lebar dibilang kuno"

Faktanya, dulu pada zaman jahiliyah meski sudah berjilbab, wanita senang menampakkan bentuk lekuk tubuh sehingga mudah dipandang. Maka dari itu, islam datang membawa kebenaran agar berjilbab menutup aurat, longgar dan tidak ketat.

Yang demikian itu untuk melindungi dan menjaga kehormatan wanita. Dan ini sudah jelas berarti islam sangat memuliakan kedudukan wanita. Hmm, kalau begini pakaian mana yang kuno? Jilbab lebar (syar’i) atau jilbab gaul?

2. Opini, "Jilbab lebar dianggap ekstrim, sesat, seperti teroris"

Faktanya, perintah berjilbab jelas tertera pada ayat Al-Quran surah an-nur 31 tentang wanita agar menutupkan kain kerudung hingga ke dadanya. Dan lihat pula surat al-azhab 59 berisi agar wanita mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.

Hoho, kalau sudah ayat al-Quran berkata demikian, apakah jilbab lebar dengan kerudung menutup hingga ke dada sudah pasti itu ajaran sesat dan tergolong ekstrim? Ups~

3. Opini, "Jilbab lebar membuatmu jauh dari jodoh dan rezeki"

Faktanya, sebagai umat islam seharusnya kita percaya pada Allah SWT, bukan? Allah sudah menentukan garis takdir kita akan berjodoh dengan siapa kelak. Percaya pada Allah bahwa suatu saat jodoh akan datang pada waktunya. Memang, agak sedikit klise, tapi percayalah Allah bersama orang–orang yang sabar.

Wujud taat dan taqwa akan membawamu pada kebaikan. Hal ini berlaku juga pada rezeki. Berjilbab tidak akan menghalangi rezekimu. Allah tidak akan memindah tangankan rezeki kita kepada orang lain. Rezeki Setiap manusia tidak akan tertukar satu sama lain. Semua punya jatah masing–masing. Jadi, percayalah dan jangan ragukan kuasa-Nya.

What's On Fimela