Khalil Rafati, Tunawisma yang Jadi Miliarder Dari Jualan Jus

Dadan Eka Permana diperbarui 28 Feb 2017, 23:28 WIB

Fimela.com, Jakarta Akan selalu ada hal positif yang bisa kita petik dari perjalanan menuju sukses seseorang. Dan, kalau kamu sedang bingung mencari inspirasi, ada baiknya kamu baca kisah dari pria bernama Khalil Rafati ini, tunawisma yang jadi miliarder dari berjualan jus. 

Khalil Rafiti, jutawan pemilik SunLife Organics dan Malibu Beach Yoga, ini dalam bukunya berjudul I Forgot to Die menceritakan perjalanan hidupnya yang semula adalah seorang tunawisma dan seorang pecandu narkoba berat.

Ia ingin menunjukan kepada dunia bahwa tak ada hal yang tak mungkin di dunia ini asal ada kemauan, kerja keras, dan percaya pada kekuatan diri sendiri.

Hidupnya berubah ketika seorang temannya memberi saran untuk memulai bisnis jus alami. Saat itu ia dalam kondisi miskin dan berjuang dari kecanduan narkoba.

Inilah awal dari kebangkitan Khalil yang membawanya keluar dari depresi dan mulai percaya diri. Khalil kemudian mulai membuat jus untuk pasien serta staf di Riviera Recovery Center. Dan, lembaga itu pula yang membantunya keluar dari kecanduan obat-obatan.

 

Seperti diwartakan Liputan6.com, dalam waktu lima tahun, reputasinya sebagai penjual jus tersebar di seantero Hollywood. Ia pun membuka bar jusnya sendiri, SunLife Organics, di pinggiran Malibu.

Jus sehat yang dijual Khalil menarik hati banyak orang. Hal ini dikarenakan, Khalil memberi kandungan air alkali, garam merah muda Himalaya, serta dandelion hijau. Ramuan itu terbukti disukai pembeli dan menyegarkan.

Seiring berjalannya waktu, produk-produk lain pun dijual di bar jus miliknya, seperti koktail buah, kop, yoghurt beku, bahkan smoothie yang dibuat dari pisang. Pembelinya tak hanya orang biasa, tapi juga artis terkenal seperti vokalis The Red Hot Chili Peppers, Anthony Kiedis dan aktor David Duchovny yang menggilai jus Khalil.

Yang lebih luar biasa, kesuksesan yang ia peroleh tak membuatnya pongah. Khalil dikenal sebagai bos yang dicintai semua karyawannya. Ia tak segan mengulurkan tangan bagi karyawan yang membutuhkan bantuan.