Respon Ahmad Dhani soal Ditagih Utang oleh Pedagang Cikapundung

Rivan Yuristiawan diperbarui 19 Mar 2017, 09:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Sosok musisi Ahmad Dhani bisa jadi merupakan orang yang paling ditunggu kemunculannya. Hal tersebut tentunya berkaitan dengan utang lebih dari seratus juta rupiah yang sempat diungkapkan ketua paguyuban pedagang barang antik di Pasar Cikapundung, Bandung, lewat sebuah video beberapa waktu lalu.

Harapan untuk mendapatkan konfirmasi langsung dari pihak Ahmad Dhani itu pun muncul saat pentolan band Dewa 19 itu diagendakan akan akan didatangi sosok Sandiaga Uno di kediamannya pada Sabtu (18/3/2017). Tak ayal, rumah Dhani yang berada di kawasan Pondok Indah itu pun didatangi para pemburu berita.

Sejak video tagihan dari para pedagang pasar barang antik itu beredar, Dhani memang belum mengeluarkan tanggapannya secara resmi. Beberapa kali dihubungi, ayah lima anak itu memilih bungkam.

Namun sayangnya, kebungkaman Dhani terkait tagihan pedagang barang antik juga berlaku saat dikerumuni awak media secara langsung. Ahmad Dhani yang biasanya terbuka pada media tiba-tiba enggan memberikan komentar apapun terkait video yang sudah terlanjur viral di sosial media itu.

"Kita bicara ini dulu (soal kedatangan Sandiaga Uno), yang lain-lain nanti aja, nanti aja," ketus Ahmad Dhani.

Memang, beberapa waktu lalu, sebuah pernyataan dari pria yang belakangan diketahui merupakan ketua paguyuban pedagang pasar barang antik di Cikapunduh menjadi ramai diperbincangkan.

Dalam video tersebut, si pedagang mengungkapkan keluhannya lantaran Ahmad Dhani belum membayar barang-barang antik yang ia beli dari beberapa pedagang di pasar tersebut. Ironisnya, jumlah utang Ahmad Dhani pada sekitar 10 pedagang ditaksir mencapai angka Rp 100 juta dan belum dibayarkan sejak April 2016 lalu.