Glenn Fredly Tekankan Edukasi Histori dalam Musik

Anto Karibo diperbarui 19 Mar 2017, 22:20 WIB

Fimela.com, Jakarta Sebagai penikmat musik sejati, seseorang tentunya bakal mencari nilai historis akan musik-musik yang disukainya. Ya, sebuah nilai historis dari musik menjadi hal yang wajib diketahui bagi penikmatnya. Seperti itu pula yang ingin dibawa oleh Glenn Fredly dalam bermusik.

Musisi yang telah lepas dari major label ini menekuni label sendiri bernama Musik Bagus. Lewat usahanya ini, dia mencoba melakukan edukasi historis dalam musik. Hal ini akan membuat musik menjadi lebih bermakna.

"Aku 17 tahun di major label. Intinya membangun musik bagus sudah sejak lama. Dah punya pengalaman musik scene di Indonesia," kata Glenn Fredly di rilis single Brown Sugar, Masih Kurasakan, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017).

"Jadi musik bagus gak hanya komoditi sebagai turunan yang terlihat, edukasi histori dan itu yang penting. Bicara musik dari hulu ke hilir. Gak cuma ngeluarin musik, tapi bisa bersinergi," lanjut mantan kekasih Aura Kasih tersebut.

Sebagai musisi dan pecinta musik, Glenn dengan kekuatan labelnya berharap bisa mengakomodir musik-musik berkualitas, tak hanya di masa sekarang, namun juga para senior di industri musik tanah air. Begitu pula alasan ketika dirinya menggaet Brown Sugar, grup lawas pengusung musik RnB.

"Saya sendiri tak menganggap mereka adalah band lama. Namun, apa yang saya lakukan adalah cara untuk menjaga musik yang bagus dan berkualitas. Mereka adalah vitamin bagi musik nasional," tutur Glenn.

Bagi Glenn Fredly, masalah dalam industri musik tak hanya persoalan bajakan saja. Namun, mentalitas penikmat musik yang ternyata tak menghargai para musisi yang telah melahirkan karya-karyanya dengan penuh keringat.

"Musik dampaknya bisa terlihat. Masalah saat ini masalah musik bukan hanya bajakan, tetapi ada mental gratisan. Jadi kalau bisa bersinergi, bisa memberikan dampak untuk pendapatan negara. Menjadi sosial label dan networking ship," tandas Glenn Fredly.