Gosip Terkini: Jeremy Thomas, Ustaz Syam dan Soraya Abdullah

Edy Suherli diperbarui 24 Jul 2017, 19:08 WIB

Fimela.com, Jakarta Apa yang dilakukan Jeremy Thomas dengan memberikan dukungan penuh untuk anaknya Axel Matthew Thomas yang terseret persoalan narkoba mengundang simpati pembaca. Banyak yang memberikan pujian untuk sikap yang demikian. Berita lain yang juga banyak dibaca pembaca Bintang.com adalah soal materi ceramah Ustaz Syam. Ceramah ini direspon dengan cara unik oleh Rina Nose. Juga soal Soraya Abdullah yang mengkritisi aksi pemain film Ayat-Ayat Cinta 2.

Dengan lapang dada Jeremy mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah membuatnya tersadar akan apa yang dialami sang anak. "Saya lihat dari sisi positifnya, saya senang teman-teman satnarkoba membuka peta bahwa selama ini mungkin putra saya tersedot lingkungan pergaulan yang salah. Jadi kamu menjadi terang benderang, jadi kami mempunyai PR untuk bisa mengembalikan Axel ke track yang benar sesuai dengan harkat dan martabat kami," tandasnya.

Bagi Jeremy kejadian yang menimpa Exel ini adalah ujian dari Yang Maha Kuasa. "Tapi seperti saya katakan kepada kalian bahwa ini adalah ujian di rumah tangga kami," tambahnya.

Axel Matthew Thomas, putra sulung Jeremy Thomas sudah menjadi penghuni Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Ia sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara narkotika, sebagai tersangka dalam permufakatan  membeli pil Happy Five. 

Tak hanya Jeremy, Ina Thomas sang istri tak kalah sedihnya dengan kejadian ini. Sebagai seorang ibu pun merasa terpukul atas apa yang menimpa anaknya. "Sebagai seorang ibu pastinya Ina sedih juga terpukul," begitu Jeremy Thomas menuturkan kondisi Ina saat ditemui di bilangan SCBD Sudirman, Jakarta, belum lama ini.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Ustaz Syam dan Respons Rina Nose

Ustaz Syam tiba-tiba menjadi buah bibir karena ceramahnya di salah satu stasiun televisi swasta nasional. Dalam ceramahnya, ustaz Syam menyebut, jika satu di antara kenikmatan dari para penghuni surga yakni adanya pesta seks. Oleh karena itu, ia mengatakan nafsu seks duniawi harus senantiasa dikendalikan.

 

Lantas Rina Nose memberikan reaksi atas ceramah ini. Ia  mengunggah sebuah potret bersama dua wanita cantik berbikini di Amerika Serikat. Dalam keterangan fotonya, Rina disebut tengah menyindir ceramah dari Ustaz Syam terkait pesta seks di salah satu stasiun televisi.

"Katanya di surga banyak bidadari telanjang. Sepertinya mereka salah tempat. atau aku yang salah tempat? We are Human," tulis Rina dalam keterangan foto.

3 dari 3 halaman

Apa Kabar Soraya Abdullah?

Lama tak terdengar kiprahnya di pentas entertainmen, Soraya Abdullah muncul dengan identitas baru sebagai pendakwah. Penampilannya pun berubah drastis; kini ia muncul dengan hijab dan cadarnya. Ketika pemain film Ayat-Ayat Cinta 2 memeragakan membuka cadar dalam sebuah acara yang dihadiri wartawan, Soraya langsung protes.

Ia mengajak teman-temannya di media sosial untuk memboikot film Ayat Ayat Cinta 2. Ajakan tersebut disampaikannya melalui akun Facebook pribadinya. Mengapa Soraya berang hingga mengajak publik untuk memboikot film tersebut? Padahal, film itu baru akan memulai proses syuting dengan mengambil lokasi di Jakarta, Skotlandia, London, dan Budapest (Hongaria).

 

Semua ini terjadi karena ia merasa tersinggung terkait kejadian membuka cadar yang dilakukan Dewi Sandra dan Tatjana Saphira saat promo film tersebut beberapa waktu lalu.

Soraya menilai peristiwa Dewi Sandra membuka cadar saat acara tersebut sebagai pelecehan agama. Bagi perempuan yang pernah main sinetron Tersanjung 5, cadar bukan sarana eksploitasi yang bisa dijual beli seharga tiket bioskop, tapi bentuk ketaatan muslimah kepada Allah. 

Itulah tiga berita yang banyak mendapat perhatian pembaca bintang.com. Mulai dari berita Jeremy Thomas yang amat legowo anaknya ditahan polisi karena persoalan narkoba. Lalu beriat tentang ceramah Ustaz Syam yang mendapat respon dari banyak netizen dan juga pembawa acara Rina Nose. Serta berita soal ungkapan boikot Soraya Abdullah untuk film Ayat-ayat Cinta 2.