Kenapa Takut? Pernikahan Nggak Membatasi Kebahagiaanmu kok!

fitriandiani diperbarui 27 Jul 2017, 17:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Menikah merupakan bagian dari perjalanan hidup. Fase pernikahan akan menjadi sebuah fase yang benar-benar baru, karena jelas itu akan sangat berbeda dengan masa-masa ketika kamu single.

Sebelum menikah, kamu bisa bebas mengendalikan dirimu sendiri, mengejar apapun yang kamu mau, dengan cara apapun. Setelah menikah, kamu nggak bisa sebebas itu karena biar bagaimana pun, kamu harus mempertimbangkan opini orang lain yang menjadi suamimu. Hal tersebut seringkali diartikan sebagai sebagai 'kurungan' yang membatasi kebebasan. Hmm, apakah kamu setuju dengan pendapat itu?

Sebetulnya "cap" tersebut nggak sebetulnya benar. Kamu cuma butuh kadar yang tepat untuk menjalankan semuanya dengan seimbang, antara keinginanmu dengan pendapat pasangan hidupmu. Itupun bukan sesuatu yang berat dijalani selama kamu dan suamimu tahu bagaimana caranya berkompromi. Jadi, nggak ada yang namanya "pernikahan akan membatasi kebebasan", apalagi kebahagiaan.

Yang harus kamu lakukan adalah menemukan orang yang tepat agar semua itu tetap terasa menyenangkan. Sebab seberapapun kamu mendapat kebebasan untuk mewujudkan setiap ambisimu sendiri, kamu akan tetap merasa kurang tanpa adanya keyakinan bahwa suamimu, orang yang kamu pilih, adalah orang yang tepat. So, masih perlu dijelaskan bahwa pernikahan itu sama sekali nggak menghalangi kebahagiaan untuk dirimu sendiri?

Bersama orang yang tepat, semua akan menyenangkan

Bersama orang yang tepat, semua akan membahagiakan. Benar, bahwa pernikahan adalah sebuah fase, dan setiap fase memiliki bebannya tersendiri. Mungkin pernikahan akan menambah bebanmu dari yang sebelumnya, tapi dengan pasangan hidup pilihanmu, beban berat itu akan lebih menyenangkan untuk dijalani.

Semua kebahagiaan malah akan berlipat ganda!

Setiap keseruan yang kamu dapat selagi masih single, dikali dua! Kamu paham kan, kalau kebahagiaan itu akan benar-benar terasa membahagiakan saat kamu membaginya. Ya begitulah kira-kira dalam kehidupan pernikahan. Jangan pikir ruang gerakmu akan terbatas, justru jika kamu bisa 'gerak' sama pasanganmu, bisa jadi tambah seru!

Partner bersenang-senangmu selalu available di samping

Nggak perlu jauh-jauh mencari partner untuk diajak senang-senang, dia sudah ada di sampingmu sejak kamu buka mata di pagi hari. Waktu masih single, mungkin dia juga available untuk diajak bersenang-senang saat kamu ingin. Tapi mungkin kamu harus ngobrol via chat dulu, janjian dulu, atau merencanakannya setelah bertemu. Kalau sudah menikah, bangun tidur pun kamu bisa mengungkapkan rencana randommu untuk bersenang-senang. :b

Semoga penjelasan singkat ini mencerahkan kamu. Nggak perlu takut melangkah menuju pernikahan jika kamu memang sudah menemukan pasangan yang tepat, karena bersamanya, pernikahan sama sekali nggak akan membatasi kebahagiaanmu, malah justru melipatgandakannya!