Album Mahandini Dewa Budjana Libatkan Musisi Rock Dunia

Dadan Eka Permana diperbarui 07 Sep 2018, 18:08 WIB

Fimela.com, Jakarta Dalam waktu dekat Dewa Budjana segera merilis album solo ke-10 berjudul Mahandini. Menggabungkan dua suku kata, yakni Maha yang berarti besar atau agung dan Nandini yang berarti kendaraan, bukan tanpa sebab gitaris band GIGI ini menggunakan Mahandini sebagai judul.

"Jadi album ini bermakna kendaraan yang agung. Seperti musisi-musisi yang terlibat di album ini, saya belajar lagi cara mereka bekerja," kata Dewa Budjana di Jakarta, baru-baru ini.

Dewa Budjana (Foto: Nurwahyunan/Bintang.com)

Dalam menetaskan album solonya, Budjana selalu memberi kejutan yang membuat adonan musik di tiap album menjadi berbeda. Tak heran, masing-masing album memiliki kekuatan, daya pikat, dan keunikan.

Pun demikian di album ke-10 nya. Seperti terekam dalam jejak karier musik Budjana melalui album solo yang telah dirilis sebelumnya yakni Nusa Damai, Gitarku, Samsara, Home, Dawai In Paradise, Joged Kahyangan, Surya Namaskar, Hasta Karma dan Zentuary yang masing-masing memiliki kekuatan berbeda.

Perbedaan itu makin jelas, saat Dewa Budjana merekam Mahandini yang melibatkan nama-nama yang bukan berasal dari wilayah jazz. Dalam album Mahandini, Dewa Budjana mengajak musisi kelas International dari latar musik progresif rock.

2 dari 3 halaman

Musisi Dunia yang Terlibat di Album Mahandini Dewa Budjana

Dewa Budjana (Foto: Nurwahyunan/Bintang.com)

Mereka yang terlibat adalah pemain keyboard dari Dream Theater, Jordan Rudess, lalu Marco Minnemann pemain drum yang pernah membantu album Steven Wilson, Kreator, dan Joe Satriani. Terlibat juga Mohini Dey, yakni pemain bass yang kerap menemani Steve Vai.

Lalu ada pemain gitar Mike Stern. Selain nama-nama di atas, album Mahandini semakin lengkap dengan melibatkan eks gitaris Red Hot Chili Peppers, John Frusciante.

3 dari 3 halaman

Perilisan Album Mahandini dan Tur

Dewa Budjana (Foto: Nurwahyunan/Bintang.com)

Menurut Budjana, Mahandini yang berisikan tujuh lagu sudah direkam pada bulan Januari 2018 lalu, dan seharusnya dirilis pada Juni 2018. Namun karena suatu hal, Mahandini baru akan dilepas ke pasaran pada November atau Desember 2018. "Saya merekam Mahandini di Amerika Januari lalu, akan dirilis seharusnya pada Juni lalu," kata Budjana.

Sebelum melempar album Mahandini ke pasaran, Dewa Budjana akan mengadakan tur di lima kota yang diberi tajuk Samucaya Roadshow to Mahandini. Konser tersebut akan berlangsung di Purwokerto (12 September), Cirebon (13 September), Yogyakarta (18 September), Semarang (20 September) dan berakhir di Solo (25 September) mendatang.