Memompa ASI di Tempat Kerja? Kenapa Tidak?

Fimela diperbarui 23 Okt 2013, 09:20 WIB

Seorang ibu yang bekerja dan baru saja melahirkan tentu saja membutuhkan sahabat baru, yaitu alat pemompa ASI. Anda tidak mungkin tega jika memberikan susu formula pada anak Anda yang masih dalam masa menyusui, padahal waktu cuti Anda di kantor juga sudah habis. Karena memang ASI adalah makanan pokok bagi bayi sampai usia anak Anda sekitar 2 tahun. Seperti yang dilansir dari parenting.com, ada tips-tips cerdik untuk Anda yang harus menyusui dan harus bekerja di waktu yang sama.

Apa saja yang Anda butuhkan?

  • Jangan membeli pompa ASI yang harganya cenderung murah, belilah yang terbaik yang Anda bisa.
  • Letakkan 1 pompa di rumah Anda dan 1 lagi di tempat kerja Anda. Hal ini akan membuat Anda lebih tenang dan tidak panik jika pompa asi Anda tertinggal di rumah.
  • Sebaiknya Anda mempunyai bagian paling steril dari pompa lebih dari satu. Hal ini akan membuat Anda mempunyai cadangan jika Anda tidak sempat untuk mencuci pompa tersebut.
  • Belilah alat pompa otomatis, hal ini mungkin akan terasa konyol, tetapi hal ini akan sangat membantu Anda ketika tangan Anda sibuk untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Anda.
  • Bawalah cadangan bra atau baju kerja Anda untuk menghindari kebocoran ASI pada jam-jam kerja.
  • Tidak perlu banyak khawatir. Anda akan baik-baik saja dan Anda bukan satu-satunya wanita menyusui yang bekerja.

Tips-tips bermanfaat:

  • Mintalah waktu dan in pada atasan untuk memakai ruang kosong di kantor jika Anda tidak memiliki ruang pribadi atau jika kantor Anda tidak menyediakan lactasi room.
  • Pompalah ASI Anda di saat-saat yang tepat. Lindungi kebersihan pompa yang Anda gunakan sebelum Anda menggunakannya.
  • Buatlah catatan kecil, seperti "dilarang masuk" di pintu ruang kerja Anda. Hal ini untuk menghindari tamu yang lupa mengetok pintu ketika Anda sedang memompa ASI Anda.
  • Apapun dapat terjadi ketika Anda sedang memompa ASI Anda, jika perlu kuncilah ruang kerja Anda sesaat untuk menghindari tamu yang masuk tiba-tiba.
  • Pompa ASI Anda di pagi hari sesampainya Anda di kantor. Supaya Anda bisa berkonsentrasi penuh ketika Anda sedang bekerja tanpa takut ASI Anda bocor.
  • Sesibuk apapun Anda, jangan biarkan diri Anda lupa untuk memompa ASI Anda. Luangkan waktu untuk memompa ASI kapanpun Anda sempat.
  • Simpan terus foto bayi Anda di dompet atau simpanlah video-video si buah hati pada ponsel Anda. Hal ini akan merangsang produksi ASI.
  • Stres akan pekerjaan Anda membuat Anda susah untuk merangsang keluarnya ASI Anda. Tetap tenangkan diri Anda setiap kali Anda akan memompa asi Anda.
  • Jangan lupa untuk mempelajari bagaimana cara cepat memompa ASI. Di tengah situasi kantor yang tidak bisa ditebak, Anda dapat pergi ke toilet untuk mengurangi tekanan dan memompa asi Anda di sana.

 

Kapan waktu yang tepat untuk memompa asi?

Kenali cara kerja pompa Anda ketika Anda masih cuti hamil. Jika Anda memiliki anak di bawah usia 1 tahun dan Anda bekerja di perusahaan yang memiliki lebih dari 50 karyawan, rupanya hukum di Indonesia harus mencuri teladan dari hukum Amerika Serikat yang mewajibkan perusahaan menyediakan ruang laktasi untuk para wanita menyusui. Jadi, Anda tidak perlu repot-repot untuk mencari ruangan saat memompa ASI.

Berikut ini adalah tips kapan saja waktu yang tepat untuk memompa ASI Anda:

Sebelum bayi Anda lahir:Belilah dua pompa atau bagian dari pompa yang harus benar-benar steril lebih dari satu. Pertimbangkan modelnya, pastikan nyaman untuk Anda pakai. Bacalah instruksi yang ada dalam kotak pompa dan pahamilah dengan baik.

2 minggu setelah bayi Anda lahir:Pompa ASI Anda sekali sehari di pagi hari jika produksi ASI Anda cenderung banyak. Kadang, bantuan dari suami Anda juga diperlukan, mintalah bantuannya.

Ketika bayi berusia 1 bulan:Pompa ASI Anda beberapa kali sehari dan simpanlah pada lemari es untuk cadangan ketika Anda sudah mulai bekerja. Berilah tanggal dan gunakan ASI sebelum membeku. Selalu gunakan ASI dari yang lebih dahulu dipompa.

Sebelum Anda kembali bekerja:Jelaskan pada pengasuh bayi Anda tentang prosedur penyimpanan ASI dan kapan saja harus diberikan pada bayi Anda. Jelaskan pula seberapa banyak ASI harus diberikan pada bayi Anda.

Ketika Anda kembali bekerja:Perhatikan seberapa banyak ASI yang dapat Anda pompa setiap harinya. Sesuaikan dengan berapa banyak yang bayi Anda butuhkan, tetapi biasanya jika Anda stres karena pekerjaan Anda, ada baiknya jika Anda memberi bayi Anda tambahan susu formula. Karena produksi ASI akan menurun ketika Anda dalam suatu tekanan. Yang perlu Anda ingat adalah seberapun jumlah ASI Anda, itu akan tetap dibutuhkan oleh bayi Anda.

Di jam-jam kerja:Tubuh Anda akan secara otomatis menyesuaikan diri dengan jadwal makan Anda di kantor. Secara bertahap ini akan mengurangi juga waktu untuk memompa ASI Anda. Tetapi jika bayi Anda masih dalam usia menyusui, usahakan untuk tetap memompa ASI sebelum dan sesudah Anda bekerja.

Tidak terlalu ribet jika Anda sudah mulai mendapat ritme yang tepat untuk bekerja dan menyusui bayi Anda. Menjadi seorang ibu adalah sebuah anugerah. Jangan pernah merasa ribet ketika Anda harus bekerja dan meluangkan sejenak waktu untuk memberi ASI pada si buah hati Anda.

 

(vem/and)