Hati-Hati Sushi Yang Anda Makan Mengandung Merkuri

Fimela diperbarui 26 Nov 2013, 14:15 WIB

Bagi pecinta kuliner, pasti sudah tahu betapa nikmatnya makan sushi khas Jepang. Namun menurut penelitian terbaru, kita perlu hati-hati saat mengonsumsi sushi yang dijual di pasaran. Mengapa?

Memang tak semua sushi, namun yang dikhawatirkan adalah kandungan dari bahan baku yang digunakan. Sushi mengandung ikan mentah atau juga matang yang kita tak tahu berapa banyak kandungan merkuri yang ada di dalamnya.

Dilansir dari Dailymail, ada beberapa jenis ikan yang tinggi merkuri dan rendah merkuri. Misalnya ikan yang tinggi level merkurinya adalah ikan tuna, hiu, marlin dan ikan todak. Sedangkan ikan yang diperkirakan rendah level merkurinya adalah salmon, kepiting, belut dan jenis rumput laut.

Kalau kita mengonsumsi ikan yang mengandung merkuri, maka akan menghambat penyerapan nutrisi dari ikan yang kita makan Karena ikan mengandung lemak omega 3 yang sangat baik bagi kesehatan. Sedangkan merkuri bisa membahayakan sistem syaraf dalam tubuh kita.

Penemuan ini disampaikan para peneliti dari Rutgers University yang menemukan bahwa ada bahaya yang bisa ditimbulkan bila seseorang mengonsumsi ikan dengan kandungan merkuri dalam level tertentu. Ikan kemungkinan mengandung merkuri akibat pencemaran di perairan laut yang biasanya disebabkan oleh limbah.

Memang tak semua ikan dan sushi mengandung merkuri, namun hasil penelitian ini disampaikan agar kita lebih selektif dalam memilih makanan. Begitupula bagi ibu hamil yang perlu menjaga asupan makanan karena omega 3 sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan janin.

(vem/gil)