Jalan Kaki Bisa Mencegah Pikun Saat Tua Nanti

Fimela diperbarui 20 Nov 2014, 12:20 WIB

Makin hari, makin banyak saja orang yang malas jalan kaki. Mau beli bakso yang jaraknya hanya 500 meter saja harus pakai sepeda motor. Padahal dengan berjalan kaki, ingatan seseorang bisa lebih cemerlang di usia tua kelak. Inilah yang menjadi satu alasan mengapa warga Jepang punya ingatan yang bagus walau mereka sudah jadi kakek dan nenek.

Sebuah penelitian pada 25 orang dewasa dengan gangguan pikun dan 39 orang dewasa dengan kondisi ingatan masih cemerlang menunjukkan perbedaan gaya hidup di masa muda mereka. Dilansir oleh healthmeup.com, peneliti mencatat beberapa gaya hidup yang membuat 39 orang tersebut memiliki ingatan lebih tajam.

"Pengaruh lingkungan mendorong seseorang untuk rajin berjalan atau memakai sarana transportasi. Mereka adalah orang-orang yang rajin berjalan saat main ke rumah tetangga, membeli barang kebutuhan di toko, dan sering jalan-jalan di taman," ujar Amber Watts, asistes profesor psikologi di University of Kansas, Amerika Serikat.

Mengapa Jalan Kaki Bisa Mencegah Pikun

Amber kembali menjelaskan hubungan antara jalan kaki dan ingatan yang cemerlang. Berjalan kaki secara tidak langsung mengurangi stres, meningkatkan norepinefrin di otak sehingga membuat seseorang mampu mengontrol stres dan menghadapi masalah. Berjalan juga akan melepas hormon endorfin atau hormon kebahagiaan. Inilah yang pada akhirnya membuat otak jadi lebih sehat. Hati bahagia, tubuh bahagia.

Selain itu, jalan kaki dapat menurunkan tekanan darah dan tekanan sendi, mengurangi risiko stroke dan memiliki manfaat secara mental. Keren banget kan? Walaupun selama ini jalan kaki dianggap buang waktu atau dipandang sebelah mata karena tidak keren (naik motor dan mobil dianggap lebih keren). Padahal ada banyak sekali manfaat jalan kaki.

Yuk mulai sekarang rajin jalan kaki agar ingatan lebih cemerlang hingga tua.

(vem/yel)
What's On Fimela