Takut Gemuk? Ikuti 3 Kebiasaan Makan Sehat Ini

Fimela diperbarui 23 Jan 2015, 15:20 WIB

Kecenderungan orang yang takut gemuk itu tidak hanya karena ingin memiliki tubuh ramping. Faktor terpenting dan paling utama adalah kesehatan. Kenapa? Karena salah satu ciri tubuh sehat adalah mempunyai berat badan yang ideal. Dan pastinya tercukupi semua kebutuhan nutrisi tubuh.

Ladies, bagi Anda yang takut gemuk, Anda perlu melakukan kebiasaan sehat. Dilansir dari womenshealthmag.com, ada sejumlah kebiasaan makan sehat yang bisa Anda ikuti untuk memiliki tubuh fit. What are they? Let's check this out!

1. Sarapan Pagi Setiap Hari
Penelitian telah lama membuktikan bahwa orang yang sukses menurunkan berat badan adalah orang yang bangun pagi dan sarapan. Orang yang sarapan pagi teratur bisa mendapatkan kebutuhan vitamin dan mineral yang tercukupi lebih baik. Para ahli pun sepakat bahwa mayoritas orang yang bermasalah dalam konsumsi makan berlebih adalah orang yang tidak makan cukup di pagi hari.

Sebuah teori menyebutkan bahwa menikmati sarapan sehat di pagi hari bisa menekan rasa lapar sepanjang hari. Sehingga kecenderungan untuk makan berlebihan atau mengonsumsi makanan yang kurang sehat bisa dikurangi.


2. Minum Air Putih
Bukan es teh. Apalagi soda. Hanya air putih biasa. Minum air putih cukup bisa membuat fungsi tubuh dengan baik dan dalam keadaan homeostasis (keadaan dalam tubuh suatu makhluk hidup yang mempertahankan konsentrasi zat dalam tubuh, khususnya darah agar tetap konstan). Di samping itu, semua aspek tubuh pun bisa terjaga dengan baik.

Tapi hati-hati, jangan sampai kebablasan minum air putih. Salah-salah malah bisa mencairkan elektrolit tubuh (kalium, sodium, klorida, magnesium). Jadi, upayakan tidak minum air putih sampai satu galon per hari, kecuali dalam keadaan tertentu seperti mengembalikan elektrolit tubuh.

3. Makan dengan Porsi Kecil dan Sering
Tahukah Anda bahwa tidak makan selama 3 jam berturut-turut bisa membuat kadar hormon stres kortisol kita naik? Ketika kortisol naik, maka tubuh akan mendapat sinyal untuk menyimpan lemak di daerah perut.

Nah, untuk menurunkan kadar kortisol ini, penelitian menyarankan agar makan dengan porsi kecil. Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine, orang yang makan 6 porsi kecil setiap hari selama 2 minggu bisa mengurangi kadar kortisol sedikitnya 17 persen dibandingkan orang yang makan 3 porsi besar dengan jumlah kalori yang sama. Tak hanya itu, orang yang makan dengan porsi kecil itu pun bisa mengurangi lemak perut juga.

Makan dengan porsi kecil dan sering bisa membuat tubuh lebih efisien dalam menjaga kadar kortisol tetap rendah. Hal ini bisa membantu pria dan wanita mengurangi lemak di perut.

Bagaimana, tidak sulit kan untuk mengikuti kebiasaan-kebiasaan tersebut? Keep a healthy eating habit and stay fit even longer!
(vem/nda)
What's On Fimela