Suka Mendengar Suara Keras? Awas Cepat Pikun Saat Tua

Fimela diperbarui 23 Jul 2015, 17:50 WIB

Telinga bukan hanya menjadi bagian indera pendengar saja. Telinga menjadi salah satu bagian tubuh yang akan menyeimbangkan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Bagaimana bisa?

Dikutip dari everydayhealth.com, penelitian menunjukkan bahwa gangguan pendengaran bisa memengaruhi kualitas hidup, kesehatan emosional dan bahkan meningkatkan risiko demensia saat tua. Ternyata, gangguan telinga mempengaruhi ingatan Anda saat tua.

Kebanyakan seperti yang diketahui, orang tua sering mengalami gangguan pendengaran seiring bertambahnya usia. Hal ini memang tidak terjadi pada semua orang tua, namun banyak di antara mereka yang mengalaminya. Menurunnya kemampuan pendengaran ternyata juga diikuti dengan kehilangan ingatan atau memori, sering disebut dengan pikun, serta kemampuan mental lainnya.

Memang tidak semua gangguan pendengaran terkait dengan usia. Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi, trauma kepala, pertumbuhan tulang tidak normal, tumor, dan atau obat-obatan tertentu.

Suara keras, seperti ledakan atau terlalu lama mendengar musik dengan volume tinggi juga bisa menyebabkan trauma akustik atau kerusakan struktur telinga bagian dalam, yang menyebabkan gangguan pendengaran. Dan kebiasaan buruk seperti ini sebaiknya tidak dilanjutkan.

Bukan hanya akan membuat Anda pikun atau kehilangan memori jangka panjang, namun juga ingatan jangka pendek seperti misalnya Anda jadi lebih mudah melupakan apa yang baru saja Anda lakukan. Jadi, masih sering mendengar musik keras-keras?

(vem/feb)
What's On Fimela