Tak Menyerah Jadi Single Parent, Wanita Ini Kini Jadi Pelukis 3D Profesional

Fimela diperbarui 19 Agu 2015, 17:40 WIB

Wanita adalah makhluk yang kuat dan pantang menyerah, benar begitu? Sebagian besar dari Anda pasti setuju dengan hal ini. Hal ini juga yang ditunjukkan oleh seorang wanita bernama Jennifer Chapparo.

Dikutip dari boredpanda.com, setelah jungkir balik bertahun-tahun menjual hasil karya seninya, akhirnya Jennifer mendapatkan banyak penghargaan dan menang dalam kompetisi melukis 3D.

Pada awal karirnya, Jennifer bekerja sebagai graphic designer selama beberapa tahun di sebuah perusahaan namun kemudian mengalami PHK dari kantornya pada tahun 2009 saat perekonomian sedang tidak stabil. Di tahun yang sama, rumah tangganya tak bisa dipertahankan dan ia pun bercerai.

Tak banyak yang bisa dilakukan wanita single parent dan tanpa penghasilan sepertinya. Membawa serta anak perempuannya, Jennifer tak punya banyak pilihan selain harus bekerja dan memutuskan untuk jadi pelukis jalanan. Ia memanfaatkan kemampuannya untuk mencari uang dengan melukis 3D di jalanan.

Meski memang memberikan hasil, namun menjadi pelukis jalanan belum bisa memberikan penghasilan tetap, bahkan ia sempat mengalami krisis ekonomi dan tak punya uang sama sekali. Ia tak menyerah begitu saja, akhirnya Jennifer mencari jalan lain untuk bisa menghasilkan uang dengan kemampuannya melukis, yaitu melalui media sosial. Ia mem-posting hasil karyanya di sebuah website, di semua sosial media dan membuat banyak lukisan.

Dari situlah ia mendapatkan jalan untuk mendapatkan uang. Banyak orang yang melihat karyanya dan ia pun juga mengikuti berbagai kompetisi melukis 3D di jalan. kesuksesannya saat ini. Ia mulai memenangkan satu per satu lomba yang ia ikuti dan perlahan mulai banyak dikenal orang dan para seniman 3D lainnya. Ia bahkan mendapatkan penghargaan atas hasil karyanya.

Kini ia jadi seniman lukis 3D yang cukup diperhitungkan di Amerika. Ia banyak diundang ke berbagai acara seni melukis 3D dan bisa traveling ke berbagai tempat berbeda yang tak pernah ia kunjungi sebelumnya. Ditambah lagi, ia dibayar untuk itu semua. Ia bersyukur bahwa hidup mengajarkan banyak hal padanya, untuk tetap berusaha dan tak putus asa karena berkali-kali gagal.

Wanita mungkin tidak sekuat pria dalam hal fisik, namun jika disejajarkan tentang kekuatan mental, wanita tak kalah dengan pria, bahkan mungkin jadi sosok yang benar-benar tangguh di dunia. Setuju, ladies?

(vem/feb)