Terbukti, Makin Sering Jalan Bareng Teman, Makin Sehat Dirimu!

Fimela diperbarui 30 Jan 2018, 13:00 WIB

Bersyukurlah jika kamu masih punya sahabat yang bisa diajak ke mana saja di usiamu yang ke 25 tahun ke atas, dan dalam kondisi kamu dan dia sudah sama-sama menikah. Karena biasanya, jika kamu punya teman dekat yang sudah menikah, atau kamu sendiri sudah menikah, akan sangat sulit mendapatkan waktu hangout bersama karena prioritasnya sudah berbeda.

Karena ternyata, sering pergi keluar dengan sahabat atau teman-teman dekat punya manfaat menakjubkan bagi kesehatan mental dan kebahagiaanmu. Penelitian terbaru yang dilakukan di Northwestern University menemukan bahwa menghabiskan waktu dengan teman baik, bisa memberikan pengaruh signifikan terhadap usia seseorang.

Penelitian yang diterbitkan dalam PLOSini menekankan adanya efek baik terhadap aktivitas otak dan ikatan hubungan antar sesama. Peneliti melibatkan 50 partisipan orang lanjut usia dengan usia di atas 80 tahun untuk melihat efek fungsi kognitif dan memori dengan adanya aktivitas bersama teman. Hasilnya, mereka yang bercengkrama atau memiliki waktu berbincang dan menghabiskan waktu di luar bersama teman memiliki fungsi otak lebih baik dan tingkat kepuasan hidup serta kebahagiaan yang lebih baik.

Penelitian lain yang dilakukan William J. Chopik, menemukan bahwa memiliki hubungan persahabatan, di luar hubungan keluarga, punya pengaruh besar terhadap kesehatan jangka panjang. Hubungan ini menguatkan kesehatan, tidak hanya secara fisik namun (lebih besar) terhadap mental.

Teman membantu mengurangi stres, membantumu menemukan informasi baru dan menjaga otak tetap aktif. Itulah mengapa banyak orang yang punya sahabat di masa tua akan lebih panjang umur dan jarang sakit.

(vem/feb)