Durasi Belajar Pengaruhi Mental Anak

FimelaDiterbitkan 01 Juli 2013, 12:54 WIB

Jaman sekarang, dengan tuntutan pendidikan yang semakin tinggi beban belajar anak pun juga meningkat. Beban belajar tersebut kemudian terbawa ke rumah dengan tugas-tugas sekolah yang menumpuk dan akhirnya membuat anak menjadi stress karena kehilangan waktu bermain. Anak kemudian menjadi pengeluh, malas, atau malah sakit-sakitan sehingga membuat para orang tua kerepotan.

Tugas memang perlu diberikan kepada anak sebagai alat untuk belajar sekaligus evaluasi dirumah. Namun, porsinya tetap harus disesuaikan dengan usia dan kemampuan sang anak agar tugas tersebut dapat diselesaikan dengan baik, anakpun dapat memahami dengan baik pula tanpa ada tekanan yang memberatkan.

Menurut Dr. Beverly Donaldson kepada netdoctor.co.uk beberapa waktu lalu, anak-anak jaman sekarang terlalu dibebani dengan pekerjaan rumah alias PR dan kehilangan waktu bermainnya. Padahal, bermain dengan teman mereka adalah cara yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan komunikasi anak usia Sekolah Dasar dan mempersiapkan mereka untuk menimba ilmu lagi di esok hari. Jika pikiran segar dan perasaan gembira, mereka akan lebih mudah menerima pelajaran yang diberikan.  

Idealnya untuk anak tingkat sekolah dasar tahun pertama dan kedua, waktu mengerjakan tugas di rumah adalah satu jam per minggu. Untuk tahun ke tiga dan ke empat 1,5 jam per minggu. Dan tahun ke 5 dan 6 adalah 30 menit per hari. Sisanya adalah waktu mereka untuk mengeksplorasi diri di lingkungannya, karena pada dasaranya anak-anak memiliki tingkat kreativitas yang sangat besar dan rasa ingin tahu yang besar pula.

So, banyak hal dan pengetahuan yang dapat ditemukan di dunia luar selain hanya memandang dunia lewat buku kan?

Oleh Gilang Pratiwi Ramadhani

(vem/sfg)
What's On Fimela