Yakin Pecinta Teh, Sudah Tahu Bedanya Chai dan Teh Belum?

Vinsensia Dianawanti diperbarui 10 Agu 2019, 17:00 WIB

ringkasan

  • Sebutan Chaitea yang sering digunakan banyak orang adalah istilah yang salah
  • Chai dan tea merupakan jenis yang berbeda. Dari segi campuran maupun teknik penyajiannya

Fimela.com, Jakarta Bagi pecinta teh tentu tidak asing dengan istilah Chai. Bahkan tak jarang yang menyebutnya sebagai Chaitea. Ini merupakan istilah yang salah meski merujuk pada sebutan teh.

Jerry Singh selaku CEO Chaiholics menjelaskan bahwa Chai dan Tea adalah dua hal yang berbeda.

"Chai is spicy atau teh rempah. Teh itu orthodox. Tidak ada rempah. Disebutnya sebagai teh murni. Basic-nya sama-sama teh. Namun ketika dicampur dengan rempah namanya menjadi Chai," jelas Jerry Singh.

Chai sendiri dibuat sebagai alternatif pilihan teh dengan rasa yang lebih kaya. Campuran rempah yang biasanya digunakan adalah kapulaga, serai, jahe, dan cokelat.

Untuk menikmatinya teh rempah ini, tidak hanya sekadar diseduh. Melainkan bisa juga ditambahkan gula, susu, maupun madu.

 

2 dari 3 halaman

Teh murni hanya disajikan dengan diseduh

Teh Rempah by Chaiholics (Foto: JW Marriott Hotel Jakarta)

Sementara, untuk teh seperti green tea dan oolong tea merupakan termasuk ke dalam kategori teh premium. Yang dibuat secara handmade dan biasanya dijual dengan harga yang lumayan tinggi.

Berbeda dengan Chai, teh murni atau orthodox seperti green tea atau oolong tea sangat tidak disarankan untuk dinikmati dengan dicampur susu. Karena susu akan membunuh karakter rasa yang ada teh. Campuran yang cukup tepat hanyalah madu.

3 dari 3 halaman

Simak video berikut ini

#GrowFearless with Fimela