Trik Mengelola Keuangan Saat Jalani Pendidikan di Luar Negeri

Meita Fajriana diperbarui 01 Okt 2019, 07:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Menjalani pendidikan hingga ke luar negeri menjadi salah satu langkah generasi muda untuk mewujudkan cita-cita mereka. Selain mendapatkan pendidikan terbaik, mereka juga akan bersosialisasi dengan iklim hingga gaya hidup yang berbeda. Hal ini akan memberikan pelajaran baru untuk mereka agar mencapai kesuksesan di masa depan.

Ada beberapa faktor-faktor yang mendorong pelajar untuk memilih berkuliah di negara lain adalah karena pertimbangan kualitas pengajaran, peluang pekerjaan di masa depan, biaya kuliah, rekomendasi, peringkat perguruan tinggi secara global, lokasi, serta dukungan jejaring di luar negeri.

Salah satu kesulitan yang mungkin dihadapi saat menuntut ilmu di luar negeri adalah dalam hal pengelolaan keuangan. Dibutuhkan kemampuan untuk mengelola keuangan dengan cerdas, nyaman, dan efisien.

“Ambisi untuk mengoptimalkan potensi dan kompetensi agar terus kompetitif telah mendorong generasi borderless saat ini untuk mendapat pendidikan terbaik di manapun. Namun, bisa saja terkendala faktor-faktor eksternal seperti persoalan pengelolaan keuangan untuk pembiayaan anak selama berada di luar negeri,” kata Fransisca Kallista Arnan Head of Marketing Retail Banking & Wealth Management PT Bank HSBC Indonesia seperti rilis yang diterima Fimela, Selasa (1/10/2019).

Selain dihadapkan pada tantangan untuk mampu mengelola keuangan dengan cermat dan pintar, para pelajar atas pertimbangan-pertimbangan tertentu juga sering terkendala sulitnya mendapatkan persetujuan dari bank di negara tempat pelajar menempuh pendidikan untuk memperoleh layanan perbankan seperti kartu kredit dan pinjaman.

Kendala lain yaitu ketidakpraktisan melakukan setiap transfer ke rekening anak dari bank berbeda, biaya tambahan di setiap pengambilan uang tunai di mesin ATM di negara lain, rumitnya mengurus kartu kredit anak yang hilang di luar negeri, hingga repotnya mengirimkan kartu kredit atau kartu debit baru ke negara tempat anak menempuh pendidikan.

“Bisa dibayangkan betapa repot dan tidak nyamannya orang tua pada saat anak membutuhkan dana secara mendesak, namun pengurusan layanan perbankan belum terselesaikan secara tuntas. Untuk itulah HSBC Indonesia memberikan solusi efektif yang mampu mengantisipasi kendala-kendala yang berpotensi muncul,” tambah Fransisca.

 
What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Layan terbaru untuk memudahkan anak yang sekolah ke luar negeri

Kelola keuangan saat jalani pendidikan di luar negeri. (Foto: Dok. HSBC Indonesia)

Memahami tantangan-tantangan ini, HSBC Indonesia memperkenalkan layanan baru bernama HSBC Premier Next Gen. Ini merupakan layanan yang tersedia bagi para putra-putri Nasabah HSBC Premier yang berusia 18 hingga 28 tahun.

“Dengan menjadi Nasabah HSBC Premier Next Gen, putra-putri nasabah HSBC Premier berhak mendapatkan layanan-layanan istimewa yang dinikmati oleh orang tuanya. Dengan keunggulan HSBC Indonesia baik dalam kapabilitas internasional maupun wealth management, beragam potensi kendala dalam meraih ambisi generasi muda ini akan dapat diantisipasi,” kata Dewi Tuegeh Head of Customer Value Management PT Bank HSBC Indonesia.

International capabilities yang merupakan salah satu pilar keunggulan HSBC Permier memungkinkan Nasabah HSBC Premier Next Gen mendapatkan layanan perbankan di cabang-cabang HSBC di seluruh dunia. Mereka juga mendapat kemudahan melakukan transaksi di lebih dari 1 juta ATM VISA/Plus di seluruh dunia, serta akses hingga ke 7 rekening tabungan HSBC dalam satu kartu.

 

3 dari 3 halaman

Fasilitas perbankan yang mudah digunakan di luar negeri

Kelola keuangan saat jalani pendidikan di luar negeri. (Foto: Анастасия Гепп from Pixabay)

Mereka juga bisa menikmati fasilitas bebas biaya penarikan mata uang asing di 6.500 ATM di seluruh dunia tanpa melalui konversi mata uang ke rupiah. Keistimewaan lainnya yang dapat dinikmati oleh Nasabah HSBC Premier Next Gen adalah bebas biaya transfer secara real-time hingga US$100.000 per hari ke lebih dari 30 negara di dunia.

HSBC Indonesia juga memberikan fasilitas Emergency Cash atau Darurat Tunai hingga US$10.000 setiap 48 jam untuk nasabah yang mengalami kehilangan ataupun kecurian di luar negeri. Untuk mengganti kartu yang hilang, tersedia layanan Emergency Card Replacement dalam 2 hari kerja.

Pilar lainnya dalam HSBC Premier adalah wealth capabilities. Keistimewaan yang ditawarkan adalah tersedianya Relationship Manager khusus yang terdedikasi, untuk membantu Nasabah menyusun perencanaan keuangannya. Termasuk di dalamnya adalah pemilihan produk investasi dan asuransi yang sesuai untuk mulai membangun kesejahteraan. Untuk memudahkan pengelolaan rekening portofolionya, disediakan 1 layar yang menyajikan fitur Wealth Dashboard di HSBC Internet Banking.

#GrowFearless with Fimela