Sensasi Mencuci Pakaian dengan Wangi Bunga Camellia Seakan Ada di Jeju Korea

Anisha Saktian Putri diperbarui 23 Jun 2021, 08:56 WIB

Fimela.com, Jakarta Sudah 10 tahun belakangan, budaya Korea Selatan atau yang disebut dengan Hallyu dicintai masyarakat Indonesia. Bukan hanya, K-Drama, K-Pop, food, beauty, dan fashion melainkan keindahan alamnya.

Kimbab Family, Appa Jay dan Mama Gina yang merupakan keluarga multikultural Korea Selatan dan Indonesia yang terkenal lewat konten YouTubenya mengatakan bahwa salah satu keindahan Korea yang begitu dikagumi terletak pada Pulau Jeju. Di sana terdapat banyak bunga yang menjadi daya tarik, salah satunya bunga Camellia.

Appa Jay mengatakan di Jeju terdapat Camellia Hill Botanical Garden yang cocok dikunjugi pada musim semi atau sekitar bulan April hingga Mei.

"Jeju juga spesial bagi orang Korea karena pemadangan dan suasananya berbeda. Bahkan makanannya pun, di sana terkenal sekali bunga-bunga yang indah seperti bunga Camellia," ujar Appa Jay dalam acara peluncuran SoKlin Luncurkan Lini Experience Korean Camellia secara virtual, Selasa (22/6).

Tak hanya indah, bunga warna merah berbentuk kelopak ini juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan skincare, makeup, hingga minyak esensial.

Di Indonesia, bunga Camellia dimanfaat sebagai fabric care, yang ada pada rangkaian SoKlin Experience Korean Camellia. Joanna Elizabeth Samuel, Marketing Manager Fabric Care WingsGroup, mengatakan rangkain Korean Camellia terdiri dari Softergent, SoKlin Liquid detergent, dan pelicin pakaian SoKlin Rapika, di mana masyarakat dapat merasakan sensasi keharuman bunga Camellia khas Pulau Jeju dalam pakaiannya sehari-hari.

"Kami terinspirasi oleh keindahan, kesegaran, serta keharuman mewah dan elegan milik bunga Camellia yang tumbuh di Bukit Camellia, Pulau Jeju. Softergent merupakan detergen sekaligus pelembut. Liquid detergen dengan exstra konsentrat, menyerap lebih cepat, dan anti bakterial. Sedangkan Soklin Rapika untuk menyetrika lebih mudah dan anti jamur. Dengan harum yang tahan lama," ujar Joanna.

Joanna menyampaikan untuk pakaian bayi sebaiknya menggunakan liquid detergen agar tidak banyak residu.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Teknologi Ekstrak Bunga yang Ramah Lingkungan

Peluncuran SoKlin Experience Korean Camellia/dok. SoKlin

Wangi fragrance pada SoKlin Experience Korean Camellia diproduksi dengan menggunakan Lively-Scent Technology, yaitu di mana bunga diekstrak ketika sedang mekar-mekarnya, sehingga keharuman bunga Camellia di dalam rangkain produk ini pun menjadi begitu maksimal dan tahan lama.

“Aroma dari produk ini mewakili masyarakat Korea yang menyukai hal-hal natural yang lembut dan hangat. Bahkan, saking kaya dan mewahnya, bunga Camellia ini merupakan salah satu bunga favorit fashion designer dunia Coco Chanel karena bentuknya yang simetris sempurna ini melambangkan kecantikan abadi,” tutur Alina, perfume expert dari Firmenich.

Alina mengatakan Lively-Scent Technology, sebuah teknologi ramah lingkungan yang tidak merusak bunga dan tumbuhan yang sekaligus melestarikan alam.

"Wings bersama Firmenich berhasil mengekstrak bunga tersebut dalam kondisi primanya dan menciptakan formula aroma Bunga Camellia yang begitu menyegarkan, mewah, elegan dan tahan lama, layaknya aroma dan sifat asli dari bunga tersebut,” tutup perfumer wanita Asia pertama di Firmenich ini.

K-Fashion enthusiast, Michelle Hendra Park (Michimomo) yang pernah berkesempatan mengunjungi Pulau Jeju ini pun turut mengakui aroma dari rangkaian produk SoKlin Experience Korean Camellia tersebut. “Harum banget sih, baunya khas Korea banget, identik dengan yang di Pulau Jeju, bikin kita seakan-akan ada di Korea,” pungkasnya.

#elevate women