Mudah Merasa Cemas, Ini Dampaknya terhadap Kondisi Tubuhmu

Endah Wijayanti diperbarui 12 Des 2021, 14:04 WIB

Fimela.com, Jakarta Bagi sebagian orang, mengontrol rasa cemas tidak selalu mudah. Bahkan ada yang hari-harinya dipenuhi rasa cemas. Semakin bertambah usia, semakin bertambah pula hal-hal yang dicemaskan. Selalu dilanda kecemasan jelas bukan hal yang menyenangkan.

Orang yang mudah cemas, energinya cepat habis. Mengutip buku How to Respect Myself, energi jiwa orang yang mudah cemas akan bocor karena selalu memikirkan yang terburuk. Saat cemas, biasanya kita akan terus dipenuhi oleh pikiran-pikiran negatif. Ketika pikiran kita dipenuhi hal-hal buruk dan negatif, energi pun akan cepat habis. Tubuh dan mental rasanya lelah luar biasa.

 

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Sampai Usia 30-an, Tubuh Masih Bisa Mengimbangi

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/shisukaa

Bagi yang sudah memasuki usia 30-an mungkin juga ada yang mengalami hal ini. Yaitu banyak hal yang dulunya biasanya saja, tapi sekarang jadi pemicu kecemasan. Makin bertambah usia, makin banyak hal yang dicemaskan.

"Sampai usia 30-an, tubuh masih bisa bertahan dari kecemasan, tetapi memasuki usia paruh baya, tubuh tidak lagi bisa mengimbangi. Kebiasaan cemas ini harus diperbaiki secepat mungkin, bisa dengan berkonsultasi atau minum obat," papar psikiater Yoon Hong Gyun dalam bukunya, How to Respect Myself.

Kalau kita merasa makin gampang capek, letih, dan energi cepat habis, bisa jadi karena kita terlalu banyak mencemaskan berbagai hal. Semakin mudah merasa cemas, semakin cepat energi tubuh akan terkuras.

Jika kecemasan yang kita rasakan berlarut-larut dan malah mengganggu aktivitas kita, ada baiknya untuk mencari bantuan profesional. Kondisi kesehatan tubuh dan mental sama-sama penting untuk dirawat dan dijaga dengan sebaik mungkin.

#ElevateWomen