Maliq & D'Essentials Arsipkan Perjalanan Karier di Serial Orkes Semesta

Rivan Yuristiawan diperbarui 20 Mei 2022, 20:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Grup musik Maliq & D'Essentials genap berusia 20 tahun di 2022 ini. Berkat konsistensinya bermusik dan melahirkan karya yang bisa dinikmati lintas generasi, grup yang populer lewat lagu Terdiam itu lantas didapuk sebagai grup pertama yang perjalanan kariernya diarsipkan dalam sebuah serial bertajuk Orkes Semesta.

Orkes Semesta menampilkan konser eksklusif dari Maliq & D’Essentials dengan beberapa kolaborasi dengan beberapa musisi seperti Iwa K, King Nassar, Hondo, Lyodra, David Bayu, Ayu Gurnitha, dan Muhammad Hanafi Lubis. Selain itu, disisipkan pula perjalanan karier dan kehidupan di belakang layar setiap personelnya yang jarang diketahui publik.

"Ini pertama kali bagi Maliq untuk mendokumentasikan perjalanan Maliq secara proper. Kita harap kerjasama ini bisa dinikmati penonton," kata Angga Puradiredja, vokalis Maliq & D'Essentials saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2022).

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Spesial

Lukman Sardi. (Foto: Instagram @lukmansrd)

Orkes Semesta merupakan original series teranyar dari Vision+ yang bisa dibilang spesial. Selain mengangkat kisah perjalanan musisi, ini juga menjadi kali pertama serial bergenre musik yang dibekali dengan teknologi Dolby untuk menciptakan pengalaman menonton lebih baik dan seru.

"Maliq adalah band yang udah cukup lama, 20 tahun itu panjang  dan tetap bertahan di situasi apapun. Kita melihat itu sangat luar biasa ketika kita tampilkan pertama. Di satu sisi ,kita ada teknologi kolaborasi dengan Dolby. Selain itu kita ada cerita-cerita dari Maliq yang nggak diketahui banyak orang," papar Lukman Sardi selaku Head of Content Original Production Vision Pictures.

3 dari 3 halaman

Jadi Arsip

Konferensi pers peluncuran serial Orkes Semesta

Dan, selain hadiah spesial perayaan 20 tahun berkarier, serial Orkes Semesta juga dianggap Maliq & D'Essentials sebagai sebuah arsip yang bisa menjadi kenangan di masa mendatang. Ia pun berharap hal serupa bisa berlaku untuk para musisi di Tanah Air.

"Semoga dengan pengarsipan yang baik itu bisa menginspirasi. Gimana proses yang enak dan nggak enaknya atau dari sisi non musiknya bisa menginspirasi. Kedepannya semoga bisa terus kita lanjutkan," pungkas Angga Puradiredja.