Makeup Hack untuk Kulit Bertekstur agar Tampak Lebih Rata dan Halus

Alyaa Hasna HunafaDiterbitkan 02 Januari 2026, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Pernah merasa makeup sudah lengkap, tapi hasil akhirnya tetap terlihat tidak rata? Tekstur kulit, pori-pori besar, dan area kasar sering kali membuat foundation sulit menempel sempurna. Banyak orang mengira solusinya adalah menambah lapisan makeup, padahal kuncinya justru ada pada cara mempersiapkan kulit dan teknik pengaplikasian yang tepat. Dengan langkah sederhana, kamu bisa membuat kulit tampak lebih halus tanpa perlu filter.

Melansir laman www.charlottetilbury.com langkah pertama dimulai dari perawatan dasar. Makeup akan menempel lebih baik di kulit yang lembap dan sehat. Pastikan wajahmu bersih sebelum mulai, lalu gunakan pelembap ringan untuk menjaga hidrasi kulit. Kulit yang kering atau dehidrasi justru memperjelas tekstur, sehingga hasil makeup terlihat tidak rata. Cobalah pijat lembut wajah saat mengoleskan pelembap agar sirkulasi darah lancar dan kulit tampak segar alami.

Setelah kulit siap, langkah berikutnya adalah penggunaan primer. Produk ini berfungsi sebagai “kanvas halus” sebelum foundation. Pilih primer dengan tekstur ringan dan efek blur untuk menyamarkan pori-pori. Fokuskan pada area T-zone dan pipi bagian dalam yang biasanya paling bertekstur. Dengan cara ini, permukaan wajah tampak lebih halus sehingga makeup bisa menempel lebih rata dan tahan lama.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Teknik pengaplikasian foundation untuk hasil halus dan merata

Teknik aplikasi foundation yang tepat agar hasil makeup flawless. (foto: jcomp/freepik)

Teknik pengaplikasian foundation juga memainkan peran besar. Daripada langsung mengoles dengan tangan, gunakan spons lembap atau kuas padat dan tekan perlahan di wajah. Gerakan menepuk membantu produk merata tanpa masuk terlalu dalam ke pori-pori. Hindari menggeser terlalu kuat karena bisa membuat foundation menumpuk di area tertentu dan menonjolkan tekstur kulit.

Kamu juga bisa memilih foundation dengan formula ringan dan hasil akhir satin atau semi-matte. Formula seperti ini membantu menyamarkan pori tanpa membuat wajah tampak berat. Jika ingin menutupi area tertentu, aplikasikan sedikit concealer hanya di bagian yang perlu, bukan di seluruh wajah. Semakin sedikit produk yang digunakan, hasilnya justru akan tampak lebih alami dan halus.

Setelah itu, jangan lupa set makeup dengan bedak halus bertekstur mikro. Gunakan kuas besar untuk menyapu tipis di seluruh wajah, atau fokuskan di area berminyak saja. Bedak membantu mengunci makeup sekaligus mengaburkan tampilan pori-pori. Hindari menumpuk terlalu banyak karena bisa membuat tekstur kulit semakin terlihat.

3 dari 3 halaman

Kunci akhir makeup flawless dan perawatan kulit yang berkelanjutan

Perawatan wajah yang konsisten juga diperlukan agar hasil makeup tampak flawless. (foto: jcomp/freepik)

Untuk hasil yang lebih flawless, semprotkan setting spray di akhir makeup. Selain membuat makeup lebih menyatu dengan kulit, setting spray juga memberi efek lembap alami yang membuat tampilan wajah tidak kaku. Pilih jenis yang memberi hasil dewy lembut agar tekstur kulit tampak lebih hidup dan segar.

Selain langkah makeup, jangan lupakan perawatan jangka panjang. Eksfoliasi lembut dua hingga tiga kali seminggu dapat membantu mengangkat sel kulit mati penyebab permukaan kasar. Gunakan produk yang lembut agar kulit tidak iritasi, lalu lanjutkan dengan serum atau pelembap yang menghidrasi untuk menjaga elastisitas kulit.

Terakhir, ingat bahwa kulit yang bertekstur bukan berarti tidak bisa tampak flawless. Dengan perawatan rutin dan teknik makeup yang tepat, kamu bisa mendapatkan hasil makeup yang halus, merata, dan natural. Makeup bukan untuk menutupi kekurangan, tetapi untuk menonjolkan versi terbaik dari dirimu dengan percaya diri dan kenyamanan di setiap lapisan.

 

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa