Fimela.com, Jakarta Selama ini banyak orang membuang biji pepaya karena dianggap tidak berguna. Padahal, di balik rasanya yang sedikit pahit dan pedas, biji pepaya menyimpan berbagai manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisi seperti antioksidan, flavonoid, serat, serta enzim khusus.
Berikut adalah beberapa manfaat biji pepaya yang telah dikenal secara umum:
1. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Biji pepaya mengandung enzim papain yang membantu memecah protein dan meningkatkan proses pencernaan. Kandungan seratnya juga membantu:
meningkatkan gerakan usus, mencegah sembelit, mendukung keseimbangan bakteri baik dalam usus.
2. Sumber Antioksidan
Antioksidan seperti polifenol dan flavonoid dalam biji pepaya membantu melawan radikal bebas. Efek ini mendukung:
perlindungan sel tubuh, pencegahan penuaan dini, menjaga daya tahan tubuh.
3. Mendukung Kesehatan Hati
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi biji pepaya dalam jumlah wajar dapat membantu menjaga fungsi hati. Ini berkat sifat antioksidan dan kemampuannya membantu tubuh mengurangi stres oksidatif.
Catatan: Konsumsi berlebihan tidak dianjurkan, terutama untuk orang dengan gangguan hati tertentu.
4. Berpotensi Membantu Menjaga Fungsi Ginjal
Beberapa studi hewan menunjukkan bahwa ekstrak biji pepaya dapat membantu melindungi ginjal dari kerusakan akibat racun tertentu. Walau demikian, penelitian pada manusia masih terbatas sehingga penggunaannya perlu hati-hati.
5. Bersifat Antimikroba Alami
Biji pepaya memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur tertentu. Inilah mengapa biji pepaya sering digunakan sebagai bahan alami dalam menjaga kebersihan saluran pencernaan.
6. Membantu Menurunkan Kolesterol
Kandungan serat dan antioksidan dalam biji pepaya mendukung metabolisme lemak. Dalam beberapa penelitian, ekstrak biji pepaya menunjukkan potensi membantu menurunkan kadar kolesterol “jahat” (LDL).
Cara Konsumsi Biji Pepaya
Jika ingin mencoba, berikut beberapa cara yang aman dan umum digunakan:
Ditumbuk menjadi bubuk, lalu dicampurkan ke dalam smoothies atau madu.Dikunyah langsung (rasanya pedas dan pahit).Dikeringkan, lalu dijadikan bumbu mirip lada hitam.
Meskipun bermanfaat, biji pepaya tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui sebaiknya menghindari karena keamanan konsumsi belum terbukti.Biji pepaya dapat berinteraksi dengan obat tertentu.Konsumsilah secukupnya (misalnya 1–2 sendok teh per hari) dan hentikan jika muncul ketidaknyamanan.
Biji pepaya yang sering dibuang ternyata kaya manfaat—mulai dari meningkatkan pencernaan hingga mendukung kesehatan hati dan ginjal. Meski begitu, konsumsinya perlu dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Jika ragu, konsultasikan pada tenaga kesehatan terlebih dahulu.