Cara Menghadapi Pasangan yang Ketahuan Bohong tanpa Emosi

Anisya FandiniDiterbitkan 10 Januari 2026, 13:45 WIB

Fimela.com, Jakarta - Kejujuran menjadi fondasi penting dalam sebuah hubungan. Ketika pasangan ketahuan berbohong, perasaan kecewa, marah, dan bingung sering kali muncul bersamaan. Situasi ini tidak jarang membuat emosi sulit dikendalikan.

Banyak orang langsung bereaksi spontan saat mengetahui kebohongan pasangan. Padahal, respons emosional yang berlebihan justru bisa memperkeruh keadaan dan membuat masalah semakin rumit. Alih-alih menemukan solusi, pertengkaran sering berakhir tanpa kejelasan.

Menghadapi pacar yang ketahuan bohong membutuhkan sikap tenang dan dewasa. Dengan mengelola emosi, kamu bisa memahami akar masalah, menjaga komunikasi tetap sehat, dan menentukan langkah terbaik bagi hubungan ke depannya.

2 dari 4 halaman

Tenangkan Diri Sebelum Menghadapi Pasangan

Tenangkan diri./Copyright depositphotos.com/sevendeman

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memberi waktu pada diri sendiri untuk menenangkan emosi. Menghadapi pasangan saat masih dipenuhi amarah berisiko memicu kata-kata yang menyakitkan dan sulit ditarik kembali. Tarik napas, alihkan pikiran sejenak, dan pastikan kondisi emosimu cukup stabil sebelum berbicara.

Menunda pembicaraan bukan berarti menghindari masalah. Justru, jeda ini membantu kamu berpikir lebih jernih tentang apa yang ingin disampaikan dan tujuan dari percakapan tersebut. Dengan kepala dingin, kamu dapat menyampaikan perasaan tanpa menyerang.

3 dari 4 halaman

Ajak Bicara dengan Sikap Terbuka dan Jujur

Saat mulai berbicara, sampaikan perasaanmu dengan bahasa yang tenang dan tidak menyudutkan. Gunakan kalimat yang berfokus pada perasaan, seperti “aku merasa kecewa” atau “aku merasa tidak dihargai,” bukan kalimat tuduhan. Pendekatan ini membantu pasangan lebih terbuka dan tidak defensif.

Berikan kesempatan pada pacar untuk menjelaskan alasan di balik kebohongannya. Mendengarkan bukan berarti membenarkan, tetapi menjadi langkah penting untuk memahami konteks dan menentukan apakah masalah ini bisa diperbaiki bersama.

4 dari 4 halaman

Tetapkan Batasan dan Harapan ke Depan

Ilustrasi pasangan dengan komunikasi yang baik/copyright freepik.com/

Setelah pembicaraan berlangsung, penting untuk menetapkan batasan yang jelas. Sampaikan bahwa kejujuran adalah hal yang tidak bisa ditawar dalam hubungan. Dengan begitu, pasangan memahami konsekuensi jika kebohongan terulang kembali.

Gunakan momen ini untuk mengevaluasi hubungan secara keseluruhan. Apakah kebohongan tersebut masih bisa dimaafkan, atau justru menjadi tanda adanya masalah yang lebih besar? Keputusan apa pun yang diambil, pastikan didasarkan pada penghargaan terhadap diri sendiri dan kesehatan emosionalmu.

Menghadapi pacar yang ketahuan bohong tanpa emosi memang tidak mudah, tetapi sangat mungkin dilakukan. Dengan bersikap tenang, berkomunikasi secara terbuka, dan menetapkan batasan yang sehat, kamu memberi ruang bagi hubungan untuk berkembang secara lebih dewasa dan saling menghargai.