Makna Warna Merah dan Emas dalam Perayaan Imlek 2026: Simbol Harapan dan Kemakmuran

azzara nailaDiterbitkan 17 Februari 2026, 08:15 WIB

Fimela.com, Jakarta - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu hadir dengan nuansa yang khas dan mudah dikenali, yaitu warna merah dan emas yang mendominasi berbagai elemen visual, mulai dari dekorasi rumah, pakaian, hingga ornamen tradisional. Kehadiran dua warna ini bukan hanya sekadar pilihan estetika, melainkan juga membawa pesan simbolik dalam tradisi budaya Tionghoa selama berabad-abad. Dilansir dari Alibaba.com, warna merah dan emas dipercaya membawa energi positif sekaligus merepresentasikan doa serta harapan baik pada tahun yang baru.

Bagi banyak orang, merah dan emas identik dengan kemeriahan dan kehangatan momen berkumpul bersama keluarga. Namun di balik tampilannya yang mencolok dan elegan, kedua warna ini menyimpan filosofi yang erat kaitannya dengan harapan, energi baru, serta doa untuk perjalanan satu tahun ke depan.

Tak heran jika penggunaan merah dan emas hampir tak pernah absen dalam setiap perayaan Imlek. Keduanya bukan sekadar pilihan visual, melainkan bagian dari bahasa simbol yang memperkaya makna perayaan Tahun Baru Lunar secara keseluruhan. Yuk, kita telusuri lebih dalam mengenai makna filosofi dari warna-warna ini!

2 dari 4 halaman

Merah sebagai Energi Kehidupan dan Perlindungan

Ilustrasi Ibu dan Anak Merayakan Tahun Baru Imlek Credit: Pexels.com

Dalam filosofi warna secara tradisional, merah sering dikaitkan dengan unsur api sebagai sumber energi kehidupan. Karakternya yang hangat dan kuat melambangkan daya hidup, keberanian, dan perayaan. Itulah sebabnya suasana Imlek selalu terasa hidup dengan dominasi warna merah. Secara tidak langsung, warna merah juga dapat memberikan efek psikologis yang membangkitkan semangat dan rasa optimisme.

Penggunaan merah juga erat dengan simbol penolak bala dalam cerita rakyat Tionghoa. Secara simbolik, warna ini menjadi penanda dimulainya siklus baru yang lebih bersih dan penuh harapan. Dari sudut pandang modern, merah pun dianggap memperkuat rasa kebersamaan dan kemeriahan dalam momen kumpul keluarga.

3 dari 4 halaman

Emas sebagai Simbol Keberlimpahan Rezeki dan Prestasi

Ilustrasi Dekorasi Tahun Baru Imlek Credit: Freepik.com

Jika merah berbicara tentang energi dan perlindungan, maka emas berbicara tentang hasil dan pencapaian. Warna emas merepresentasikan nilai, kualitas, dan kemuliaan. Dalam konteks Imlek, emas menjadi simbol doa agar usaha, karier, dan keuangan bertumbuh lebih baik di tahun yang baru.

Sentuhan emas biasanya hadir dalam bentuk ornamen, aksen tulisan, motif koin, dan elemen dekoratif lainnya. Kilau emas memberi kesan hangat sekaligus mewah, memperkuat pesan tentang keberlimpahan rezeki dan stabilitas. Secara visual, emas juga menyeimbangkan merah yang kuat sehingga keseluruhan tampilan terasa harmonis.

4 dari 4 halaman

Harmoni Merah dan Emas dalam Tradisi dan Gaya Modern

Ilustrasi Perempuan Tersenyum Mengenakan Cheongsam Credit: Freepik.com

Menariknya, makna merah dan emas kini tidak hanya hadir dalam ritual tradisional, tetapi juga diadaptasi ke dalam gaya hidup modern. Mulai dari pilihan busana, desain hampers, hingga dekorasi rumah bergaya minimalis yang tetap mempertahankan dua warna ini sebagai aksen utama saat Imlek.

Bagi banyak perempuan modern, penggunaan merah dan emas juga menjadi cara sederhana untuk ikut merayakan makna simboliknya. Entah melalui outfit, aksesori, atau detail dekorasi kecil di rumah. Lebih dari sekadar warna, keduanya menjadi pengingat visual tentang harapan, rasa syukur, dan niat baik untuk memulai tahun yang baru dengan energi positif. 

Sahabat Fimela, nuansa warna merah dan emas pada Tahun Baru Imlek bukan hanya bagian dari kemeriahan sebuah perayaan, melainkan sebuah pengingat simbolis tentang merawat harapan, mempererat kebersamaan, dan membuka lembaran baru dengan doa baik serta hati yang penuh rasa syukur. Selamat merayakan Tahun Baru Imlek bagi Sahabat Fimela yang merayakan dan semoga artikel ini bermanfaat, ya!