Rupa Sunyata dari IWAN TIRTA, Koleksi Raya 2026 yang Elegan dalam Balutan Batik Minimalis

Siti Nur ArishaDiterbitkan 26 Februari 2026, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Musim Raya 2026 menjadi momen istimewa bagi IWAN TIRTA dengan peluncuran koleksi terbarunya bertajuk Rupa Sunyata. Mengangkat filosofi Sunyata yang berbicara tentang kekosongan yang sarat potensi dan kesadaran, koleksi ini menghadirkan pendekatan berbeda dalam melihat keindahan batik. Bukan lewat detail yang ramai, melainkan melalui komposisi yang tenang dan tertata.

Rupa Sunyata menempatkan batik sebagai medium refleksi. Setiap motif, bidang, dan potongan dirancang dengan ruang visual yang lebih lapang sehingga menciptakan kesan bersih, modern, sekaligus berkelas. Sentuhan minimalis yang dihadirkan membuat koleksi IWAN TIRTA ini terasa ringan dipandang, namun tetap kuat secara karakter.

Koleksi ini juga menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat terus berkembang mengikuti zaman. Dengan siluet yang relevan untuk gaya hidup masa kini, Rupa Sunyata IWAN TIRTA menghadirkan busana yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki kedalaman makna.

2 dari 3 halaman

Arti dari Rupa dan Sunyata dalam Bahasa Desain

Nama Rupa Sunyata memadukan dua makna yang saling melengkapi. “Rupa” merujuk pada bentuk dan manifestasi visual, sementara “Sunyata” menggambarkan ruang kosong yang bukan berarti hampa, melainkan penuh potensi. (foto/dok: iwan tirta)

Nama Rupa Sunyata memadukan dua makna yang saling melengkapi. “Rupa” merujuk pada bentuk dan manifestasi visual, sementara “Sunyata” menggambarkan ruang kosong yang bukan berarti hampa, melainkan penuh potensi. Dalam koleksi ini, keduanya diterjemahkan menjadi harmoni antara bentuk dan ruang.

Pendekatan desainnya tidak mengandalkan detail rumit atau ornamen berlebih. Keindahan justru muncul dari ketenangan komposisi dan keseimbangan proporsi. Setiap elemen terasa terukur, memberi ruang bagi motif untuk tampil tegas tanpa kehilangan kesan elegan.

Motif Blocking yang Tegas dan Modern

Salah satu kekuatan utama koleksi ini adalah penggunaan teknik batik motif blocking. Teknik ini menampilkan motif tanpa isen-isen atau detail pengisi di dalam garis luar, sehingga bentuk motif terlihat lebih jelas dan dominan.

Pendekatan ini menghadirkan tampilan yang clean dan kontemporer. Pada beberapa desain, motif blocking dipadukan dengan lataran Galaran berupa garis-garis yang menciptakan tekstur visual. Kombinasi tersebut membangun keseimbangan antara bidang kosong dan elemen garis, memperkaya tampilan tanpa membuatnya terasa ramai.

Melalui eksplorasi ini, IWAN TIRTA menghadirkan wajah batik yang lebih segar, tetap berakar pada tradisi namun tampil sesuai dengan selera modern.

 

3 dari 3 halaman

Kolaborasi IWAN TIRTA dan RAJNIK dalam Semangat Tepa Slira

Koleksi Rupa Sunyata juga diperkuat dengan kolaborasi bersama RAJNIK, label sepatu dan aksesori handcrafted yang dikenal dengan siluet klasik dan pengerjaan detail yang presisi. (foto/dok: iwan tirta)

Koleksi Rupa Sunyata juga diperkuat dengan kolaborasi bersama RAJNIK, label sepatu dan aksesori handcrafted yang dikenal dengan siluet klasik dan pengerjaan detail yang presisi. Kolaborasi ini menghadirkan lini ladies footwear yang terinspirasi dari filosofi Rupa Sunyata.

RAJNIK mengangkat konsep Tepa Slira, prinsip Jawa tentang kesadaran diri dan kepekaan dalam menempatkan sesuatu secara tepat. Nilai tersebut diartikan melalui desain sepatu yang memperhatikan keseimbangan bentuk, ritme, serta detail yang tidak berlebihan.

Siluet khas RAJNIK, Chimera, direinterpretasi menggunakan arsip batik warisan maestro Iwan Tirta. Motif seperti Sarung Buketan, Blabag Balongan, dan Pagerwesi memperkaya karakter sepatu, menciptakan perpaduan antara kelembutan struktur feminin dan kekuatan tradisi batik.

Koleksi untuk Pria dan Wanita yang Elegan dan Relevan

Rupa Sunyata hadir dalam koleksi pria dan wanita dengan potongan yang bersih dan proporsi yang seimbang. Desainnya terasa modern tanpa meninggalkan identitas budaya yang kuat. Karakter minimalisnya membuat koleksi ini mudah dikenakan untuk berbagai momen, termasuk perayaan Raya.

Melalui Rupa Sunyata, IWAN TIRTA kembali menegaskan komitmennya dalam merawat warisan batik sekaligus membawanya ke arah yang lebih kontemporer. Koleksi ini tersedia di galeri IWAN TIRTA di Pondok Indah Mall, Plaza Senayan, dan Plaza Indonesia.

Penulis: Siti Nur Arisha