Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, setiap orang pasti ingin memiliki berat badan yang ideal. Namun, cara membakar kalori tidaklah mudah. Oleh sebab itu, kita dapat mencoba untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin. Dengan melakukan aktivitas fisik atau olahraga sebagai rutinitas, kalori dalam tubuh dapat berkurang seiring berjalannya waktu.
Salah satu cara untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga adalah berjalan kaki. Dilansir dari timesofindia.indiatimes.com, Selain sebagai cara membakar kalori, berjalan kaki juga dapat memberikan manfaat kesehatan dan mencegah penyakit. Berjalan kaki bisa membantu mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker.
Akan tetapi, berjalan kaki juga ada metode tersendiri agar dapat membakar kalori dengan maksimal. Lalu, bagaimana cara berjalan kaki yang tepat untuk membakar kalori secara optimal? Berikut tips berjalan kaki untuk mengurangi lemak pada tubuh.
Cara Membakar Kalori dan Mengurangi Lemak dengan Power Walking
1. Mencoba untuk berjalan cepat
Cara yang paling sederhana untuk meningkatkan manfaat berjalan kaki dengan meningkatkan kecepatan. Dengan meningkatkan kecepatan selama berjalan kaki, lemak dan kalori pada tubuh akan berkurang. Meskipun berjalan cepat dirasa cukup sulit untuk sebagian orang, hal itu tetap perlu dilakukan. Cobalah untuk menambah kecepatan berjalan secara perlahan-lahan. Selain itu, meningkatkan kecepatan saat berjalan juga dikenal sebagai jalan kaki interval. Teknik ini mengombinasikan periode aktivitas dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat dengan fase yang lebih santai.
2. Tambahkan sedikit beban
Dengan membawa beban tambahan saat berjalan kaki, hal ini dapat bermanfaat untuk membantu membakar kalori tubuh. Selain itu, menambah suatu beban saat berjalan kaki dapat meningkatkan intensitas latihan. Di sisi lain, Sahabat Fimela bisa memilih benda khusus, seperti rompi atau ransel untuk menambah berat. Menambahkan beban saat berjalan, otot akan bekerja lebih keras dan meningkatkan kekuatan sehingga membantu membakar lebih banyak kalori.
3. Manfaatkan fasilitas tangga
Selain meningkatkan kecepatan dan menambahkan beban, latihan berjalan kaki bisa dilakukan dengan memilih jalur menanjak seperti tangga. Dengan menaiki tangga akan melatih otot, terutama otot kaki dan bokong, jika dibandingkan berjalan di permukaan yang datar. Melalui berjalan kaki dengan memanfaatkan fasilitas, perubahan akan terlihat secara signifikan sehingga dapat membakar lebih banyak kalori.
4. Membiasakan postur tubuh yang baik
Biasanya, sebagian orang cenderung membungkuk saat berjalan, khususnya orang yang lebih tua. Padahal, penting bagi kita untuk tetap memperhatikan postur tubuh. Postur tubuh yang baik adalah kunci utama dari jalan cepat yang efektif. Dengan berdiri tegak, menjaga bahu agar tetap rileks, dan tidak membungkuk, dapat membantu saat melakukan teknik power walking. Selain itu, postur tubuh yang baik juga bisa mencegah cedera dan membantu bernapas lebih efisien selama melakukan aktivitas berjalan kaki.
Apa Manfaat dari Aktivitas Power Walking?
Dilansir dari goodrx.com, berbagai manfaat kesehatan bisa didapatkan dengan melakukan jalan kaki secara rutin.
1. Membakar banyak kalori
Saat berjalan kaki lebih cepat, otomatis otot kaki bekerja lebih optimal sehingga membakar lebih banyak kalori. jika seseorang berjalan cepat selama 30 menit, tubuh dapat membakar sekitar 181 kalori. Selain itu, tetap aktif berjalan kaki dengan cepat dan menambah jumlah langkah tiap hari dapat menjaga berat badan yang sehat dan ideal.
2. Meningkatkan kesehatan jantung
Berjalan kaki dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung seperti menurunkan tekanan darah sehingga dapat membantu mencegah penyakit jantung. Selain itu, dengan meningkatkan kecepatan menjadi lebih tinggi saat berjalan kaki, hal itu dapat menurunkan risiko penyakit jantung daripada berjalan dengan kecepatan sedang atau lambat.
3. Sebagai latihan yang efektif bagi kesehatan
Berjalan kaki atau power walking bisa menjadi latihan aerobik yang efektif. Selain itu, apabila meningkatkan intensitasnya, berjalan kaki juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh, khususnya jantung. Bahkan, jalan cepat melibatkan lebih banyak otot tubuh, baik bagian atas maupun bawah. Hal ini karena ayunan lengan yang lebih aktif dan langkah yang lebih cepat sehingga otot paha dan betis ikut bekerja lebih keras.
Sahabat Fimela, menjaga berat badan ideal memang membutuhkan usaha dan konsistensi, salah satunya dengan rutin melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki. Meski terlihat sederhana, berjalan kaki bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan jika dilakukan dengan teknik yang tepat seperti power walking. Dengan meningkatkan kecepatan, menambahkan beban, memanfaatkan tanjakan, dan menjaga postur tubuh, pembakaran kalori bisa menjadi lebih optimal. Jadi, dengan cara yang praktis dan mudah dilakukan, berjalan kaki bisa menjadi pilihan agar hidup menjadi lebih sehat.