Bukan Sekadar Konten, Liputan6 Connect Kupas Tuntas Pentingnya Visual Storytelling dalam Digital Journalism

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 02 April 2026, 20:16 WIB

Fimela.com, Jakarta - Perkembangan dunia memengaruhi seluruh aspek kehidupan. Tak terkecuali dunia jurnalistik yang melahirkan sebuah konsep bernama Digital Journalism.

Sebagai ruang belajar interaktif bersama mahasiswa, Liputan6 Connect mengupas tuntas tentang konsep Digital Journalism di Aula Lantai 3 Kampus Trisakti School of Multimedia, Jakarta Timur, pada Kamis, 2 April 2026. Bukan cuma teori, melainkan terhubung langsung dengan praktisi di media digital.

Mengangkat tema “The Power of Visual Storytelling in Digital Journalism", para peserta diajak memahami bagaimana kekuatan visual dapat dimanfaatkan dalam menyampaikan informasi secara efektif, menarik, dan relevan di tengah lanskap media digital yang terus berkembang. Program ini berlangsung selama dua sesi dengan pembahasan Mobile Journalisme atau Mojo dan Visual Storytelling.

 

2 dari 3 halaman

Mobile Journalism

Kupas tuntas Digital Journalism dalam program Liputan6 Connect

Jurnalis Liputan6.com Teddy Tri Setio Berty memperkenalkan secara langsung konsep Mojo pada mahasiswa sebagai pendekatan produksi konten yang mengandalkan perangkat sederhana seperti smartphone. Ia menjelaskan bahwa perubahan lanskap jurnalisme saat ini menuntut media untuk mampu memproduksi dan menyebarkan informasi secara cepat dengan memanfaatkan perangkat yang sederhana.

Teddy juga menekankan bahwa kualitas konten tidak selalu bergantung pada mahalnya peralatan, melainkan pada kemampuan dalam memaksimalkan alat yang tersedia, mulai dari penggunaan smartphone hingga teknik pengambilan gambar seperti variasi shoot dan penyusunan alur cerita. Selain itu, mahasiswa diajak memahami alur kerja MoJo yang mencakup proses ide, pengambilan gambar, editing langsung di perangkat mobile, hingga publikasi di berbagai platform digital.

Sementara itu, dalam sesi kedua kedua yang dibawakan oleh Program Director KapanLagi Youniverse, Roky Marcelino, peserta diajak memahami pentingnya visual storytelling dalam menyampaikan informasi di era digital. Materi ini menyoroti bagaimana kekuatan visual mampu menarik perhatian audiens di tengah derasnya arus konten, sekaligus membantu menyederhanakan informasi yang kompleks agar lebih mudah dipahami.

 

3 dari 3 halaman

Visual Storytelling

Kupas tuntas Digital Journalism dalam program Liputan6 Connect

Selain itu, visual juga berperan dalam membangun emosi dan keterlibatan audiens, sehingga pesan yang disampaikan menjadi lebih kuat dan berkesan. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai peran dalam produksi konten multimedia, mulai dari content producer, videographer, video editor, hingga social media strategist, serta keterampilan yang dibutuhkan seperti storytelling, kemampuan digital, komunikasi, dan pemahaman etika media di tengah tantangan seperti perkembangan AI, misinformasi, dan perubahan perilaku audiens.

Ketua Trisakti Multimedia (TMM), Budi Suyanto, S.Sn., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh narasumber serta peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ia berharap sesi yang telah berlangsung dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para mahasiswa untuk menambah wawasan dan pengetahuan.

Budi juga mengajak mahasiswa untuk aktif menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari pengalaman dan insight yang dibagikan oleh para pembicara.Selain sesi pemaparan, acara ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdialog langsung dengan para pembicara. Seluruh peserta mendapatkan e-certificate sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.Ingin Liputan6 Connect hadir juga di kampus kamu? Hubungi kami melalui email di brandcom.team@kly.id. Sampai jumpa di Liputan6 Connect selanjutnya!