Sering Olahraga tapi Masih Harus Duduk Seharian? Ini Cara Mengurangi Dampak Buruknya pada Tubuh

Sarah ArsaliyanaDiterbitkan 15 Juni 2026, 09:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Bekerja sambil duduk berjam-jam kini sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang terutama bagi pekerja kantoran atau mereka yang menghabiskan waktu di depan laptop sepanjang hari. Meski sudah rutin melakukan olahraga, kebiasaan duduk terlalu lama tetap dapat memengaruhi kondisi tubuh dalam keseharian.

Sahabat Fimela, tidak sedikit orang merasa tubuh tetap cepat pegal atau kaku meski sudah memiliki jadwal olahraga rutin. Hal ini terjadi karena olahraga harian belum tentu mampu sepenuhnya mengimbangi banyaknya waktu yang dihabiskan tubuh dalam posisi pasif seperti saat duduk.

Dilansir dari Goodrx.com, terlalu lama duduk tetap dapat memberikan dampak pada tubuh meski seseorang telah aktif berolahraga. Karena itu, menjaga tubuh agar tetap banyak bergerak sepanjang hari juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.

Selain memengaruhi kenyamanan tubuh, kebiasaan duduk terlalu lama juga sering membuat tubuh terasa lebih lambat bergerak karena minim aktivitas fisik selama bekerja. Kondisi ini biasanya semakin terasa ketika waktu duduk berlangsung hampir sepanjang hari tanpa jeda gerak yang cukup.

Dilansir dari TheConversation.com, aktivitas gerak sederhana atau olahraga ringan yang dilakukan secara berkala dapat membantu mengurangi dampak dari gaya hidup yang terlalu pasif dalam kegiatan sehar-hari.

2 dari 3 halaman

Mengapa Duduk Terlalu Lama Tetap Bisa Berdampak pada Kesehatan

Banyak orang mengira olahraga rutin sudah cukup untuk mengimbangi gaya hidup (Sumber: Pexels.com)

Tubuh manusia pada dasarnya membutuhkan pergerakan secara rutin dalam aktivitas sehari-hari. Ketika tubuh terlalu lama berada dalam posisi duduk, otot menjadi lebih jarang aktif dibandingkan saat berjalan atau berdiri.

Kondisi tersebut dapat membuat beberapa area tubuh terasa lebih cepat tegang terutama pada leher, bahu, pinggang, dan punggung. Posisi duduk dalam waktu lama juga sering membuat postur tubuh berubah tanpa disadari terutama saat terlalu fokus bekerja di depan layar.

Selain rasa pegal, duduk terlalu lama juga dapat membuat tubuh terasa lebih lelah meski aktivitas fisik yang dilakukan tidak terlalu berat. Hal ini biasanya muncul karena tubuh terlalu lama berada dalam posisi yang sama tanpa variasi gerak.

Sahabat Fimela, banyak orang mengira olahraga rutin sudah cukup untuk mengimbangi gaya hidup. Padahal, tubuh tetap membutuhkan aktivitas kecil yang tersebar sepanjang hari agar tidak terlalu lama berada dalam kondisi pasif.

Karena itu, menjaga tubuh agar tetap aktif tidak hanya dilakukan lewat olahraga, tetapi juga melalui kebiasaan bergerak sederhana di sela aktivitas harian. Pola gerak kecil yang konsisten seperti ini dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman selama menjalani rutinitas kerja yang padat.

3 dari 3 halaman

Langkah Sederhana untuk Membantu Mengurangi Efek Duduk Terlalu Lama

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi efek duduk terlalu lama (Sumber: Pexels.com)

Menambah aktivitas gerak kecil dalam keseharian menjadi salah satu cara yang dapat membantu tubuh agar tidak terlalu lama berada dalam posisi pasif. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi efek duduk terlalu lama:

  • Biasakan berdiri di sela pekerjaan

Berdiri beberapa menit dapat membantu tubuh keluar dari posisi duduk yang terlalu lama dan membuat otot kembali aktif bergerak.

  • Sisipkan jalan kaki singkat

Berjalan sebentar ke area lain atau mengambil minum sendiri dapat membantu tubuh untuk lebih banyak bergerak selama bekerja.

  • Lakukan peregangan ringan secara berkala

Peregangan sederhana dapat membantu area tubuh yang terasa tegang akibat terlalu lama duduk menjadi lebih rileks dan nyaman.

  • Kurangi kebiasaan duduk terus-menerus

Sesekali lakukan aktivitas sambil berdiri seperti menerima telepon atau membaca dokumen akan membantu tubuh tetap aktif bergerak selama bekerja.

  • Tambahkan aktivitas ringan setelah bekerja

Aktivitas seperti berjalan santai atau bergerak ringan di rumah juga membantu mengurangi total waktu pasif tubuh dalam satu hari.